Fokus Bela Timnas Putri Indonesia, Shafira Ika Tunda Kesempatan Main di Luar Negeri

Shafira Ika mengaku dapat kesempatan main di luar negeri dari klub-klub Asia dan Eropa. Namun, dia menunda mengambil peluang tersebut sebab masih ingin fokus memperkuat timnas putri Indonesia.

Diterbitkan 14 Maret 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Bintang timnas putri Indonesia Shafira Ika terang-terangan mengungkap dirinya mendapat tawaran untuk bermain di luar negeri dalam beberapa waktu terakhir.

Meski enggan menyebut spesifik nama klub yang mengincar tanda tangannya, pesepak bola berusia 21 tahun itu menyebut kesempatan datang dari tim-tim Asia dan Eropa.

Peluang itu tergolong menggiurkan, mengingat Indonesia untuk sementara belum menggulirkan lagi Liga 1 Putri. PSSI sebelumnya mengungkap, kompetisi tersebut baru akan digelar 2027 mendatang.

Shafira Ika pun lantas mengungkap alasan dirinya menunda mengambil tawaran bermain di luar negeri, meski belum jua bisa berkompetisi dengan klub Indonesia.

Untuk saat ini, dia mengaku masih ingin fokus membela timnas putri Indonesia yang sedang dihadapkan jadwal padat guna mempersiapkan diri menatap sejumlah perhelatan, termasuk Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 di Tanah Air pada 23 Juni hingga 5 Juli 2025.

"Iya, ada (rencana bermain di luar negeri). Sudah ada beberapa (tawaran), tidak bisa dibilang (dari mana). (Tapi asal tawarannya) ada dari Asia dan Eropa," ujar Shafira Ika kepada awak media termasuk Liputan6.com selepas konferensi pers di Garuda Store SUGBK, Senayan, Jakarta pada Kamis (13/3/2025) sore WIB.

"(Alasan belum diambil) pertama, karena kita masih banyak jadwal timnas juga yang ingin saya fokuskan," tambahnya.

Tanggapan soal Liga Putri Diundur

Sementara itu terkait mundurnya pelaksanaan Liga 1 Putri, yang sedianya berencana digulirkan pada 2026, Shafira Ika turut buka suara memberi komentar.

Dia tak menampik bahwa pesepak bola pada dasarnya memang butuh liga. Namun, di tengah situasi yang belum memungkinkan, Shafira Ika menilai penting bagi penggawa tetap menjaga porsi latihan dan fokus mengembangkan diri kendati berada di luar liga.

"Menurut saya pribadi sebagai pemain, kita harus tetap profesional bermain bola dan harus memikirkan bagaimana caranya berkembang meskipun tidak ada liga, kita juga bisa tetap berlatih bersama tim nasional," ujar Shafira Ika.

"Sebenarnya kita juga sebagai pemain butuh liga, tetapi (Ketum PSSI) Pak Erick Thohir sendiri memfasilitasi kami dengan TC jangka panjang yang menurut saya sudah cukup bagus buat perkembangan sepak bola wanita di Indonesia," tambahnya.

Persiapan Kualifikasi Piala Asia Wanita

Sementara itu terkait Kualifikasi Piala Asia Wanita, Shafira Ika menyebut pelatih Satoru Mochizuki telah mulai menyusun persiapan dengan matang.

Dia pun optimistis Garuda Pertiwi bisa meraih hasil baik setelah menjalani pemusatan latihan (TC) jangka panjang.

"Untuk Kualifikasi Piala Asia nanti, sudah disiapkan oleh Coach Mochi selaku Head Coach dengan cukup matang. Kita juga sering TC berbulan-bulan dalam jangka waktu yang panjang, menurut saya itu sudah cukup," tandasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6