Profil Maarten Paes, Benteng Terakhir Garuda yang Siap Ukir Sejarah di Timnas Indonesia

Maarten Vincent Paes, kiper berbakat berusia 26 tahun, kembali dipanggil untuk bergabung dengan skuad Garuda dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia dan Bahrain.

Diperbarui 20 Maret 2025, 14:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Maarten Vincent Paes, kiper berbakat berusia 26 tahun, kembali dipanggil untuk bergabung dengan skuad Garuda dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia dan Bahrain.

Pemanggilan ini mengakui performa gemilang Paes setelah berhasil menggagalkan tendangan penalti dari Salem Al-Dawsari pada saat debutnya bersama Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi, Oktober tahun lalu. 

Maarten Paes merupakan kiper FC Dallas di Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat. Pemain kelahiran Nijmegen ini memiliki darah Indonesia dari sang ibu, yang membuatnya memenuhi syarat membela Timnas Indonesia setelah proses naturalisasi yang cukup rampung.

Paes menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengantisipasi gerakan penyerang dan refleks yang tajam. Pelatih pun kepala tidak ragu memberikan kesempatan kepada Paes karena kemampuannya mengorganisir barisan pertahanan dan distribusi bola yang akurat.

Meski persaingan di posisi kiper sangat ketat, Paes diyakini memiliki kualitas unik. Kemampuannya bermain dengan kaki dan keberaniannya keluar dari kotak penalti membuatnya ideal untuk sistem permainan pelatih dalam kualifikasi Piala Dunia mendatang.

Perjalanan Karier dan Potensi Maarten Paes

Perjalanan karier Maarten Paes dimulai dari akademi NEC Nijmegen di Belanda, klub kota kelahirannya. Bakatnya terlihat sejak muda, membuatnya dipromosikan ke tim utama NEC pada 2018. Selama dua musim, Paes tampil sebanyak 48 kali dan menunjukkan konsistensi yang baik sebagai kiper muda. Sebelum akhirnya menarik perhatian FC Utrecht, yang merekrutnya pada 2018.

Paes kemudian hijrah ke Major League Soccer bergabung dengan FC Dallas pada Januari 2022. Awalnya sebagai pemain pinjaman, penampilan impresifnya membuat FC Dallas mempermanenkan statusnya pada Juli 2022 dengan kontrak hingga 2025.

Statistik Paes musim lalu mengesankan dengan 12 clean sheet dari 34 pertandingan bersama FC Dallas. Persentase penyelamatannya mencapai 72 persen, salah satu yang tertinggi di MLS. Kemampuan mengantisipasi bola berbahaya menjadi kekuatan utama kiper ini.

Pemanggilan Paes tidak tanpa tantangan. Kiper ini akan menghadapi ekspektasi tinggi dan tekanan media. Sebagai wajah baru, ia harus beradaptasi cepat dengan strategi permainan dan membangun chemistry dengan para pemain bertahan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Jalur kualifikasi Piala Dunia 2026 akan sulit dengan jadwal padat dan lawan-lawan tangguh. Sebagai salah satu dari empat kiper yang dipanggil, Paes harus siap kapanpun diperlukan, baik sebagai pilihan utama maupun cadangan.

Halaman
Show All
Rahmat Fathurahman, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan