Dipertandingkan di Olimpiade 2028, KONI Berharap Pickleball Semakin Berkembang di Indonesia

Pickleball, merupakan olahraga raket yang kini populer di Indonesia, dimulai di AS tahun 1965 dan berkembang pesat berkat kemudahan dan sifatnya yang inklusif.

OlehThomas
Diterbitkan 27 Februari 2025, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ke depannya PB IPF akan melakukan audiensi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk meminta dukungan atas program-program strategis demi menatap Olimpiade LA 2028.

Sejarah Pickleball

Pickleball, olahraga raket yang memadukan unsur tenis, bulu tangkis, dan tenis meja, lahir di Bainbridge Island, Washington, Amerika Serikat pada tahun 1965. Tiga ayah, Joel Pritchard, Bill Bell, dan Barney McCallum, menciptakannya sebagai kegiatan keluarga yang menyenangkan. Mereka menggunakan jaring bulu tangkis, dayung ping pong, dan bola plastik berlubang. Nama uniknya, "pickleball," terinspirasi dari istilah "pickle boat" dalam dunia dayung, menggambarkan tim gabungan dari berbagai tim yang berbeda.

Permainan sederhana namun seru ini menyebar cepat di AS, menjadi salah satu olahraga dengan pertumbuhan terpesat. Kepopulerannya didorong oleh kemudahannya, dampak rendah terhadap tubuh, dan sifatnya yang inklusif, cocok untuk segala usia dan kemampuan. Bahkan, selebriti pun turut serta mempromosikan olahraga ini.

Perjalanan pickleball hingga ke Indonesia cukup menarik. Meskipun diperkenalkan sekitar tahun 1996 di Jakarta oleh sepasang suami istri, popularitasnya masih terbatas. Namun, momentum signifikan terjadi pada 2019 berkat kunjungan Jeff van der Hulst, instruktur Pickleball England dan duta pickleball dari International Federation of Pickleball. Kunjungannya menjadi titik balik perkembangan pickleball di Indonesia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan