Buka Rakernas Pertama 4 Federasi Nasional Pordasi, Ketum KONI Pesan Pembinaan Kuda Lokal

4 Federasi Nasional Pordasi mengadakan Rakernas pertama usai transformasi yang terjadi tahun lalu.

OlehThomas
Diperbarui 22 Februari 2025, 19:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Meski begitu, AD/ART yang menjadi aturan main juga harus disesuaikan dengan kebutuhan zaman, asalkan melalui mekanisme yang ada. “Kita harus berani melakukan terobosan-terobosan untuk kebaikan organisasi,” pukas Ketum KONI Pusat.

Fokus Pordasi

Tak ketinggalan, Ketum KONI Pusat tekankan agar melakukan sosialisasi olahraga berkuda sembari melakukan pembinaan secara masif. “Olahraga berkuda ini harus memasyarakat, potensi olahraga berkuda sangat besar di Indonesia. Jangan selalu, olahraga berkuda ini hanya punyanya kaum elite. Saya minta pengurus Pordasi jemput bola ke bawah, edukasi mereka,”  kata Marciano memberikan amanah.

Pada tahun 2025, Marciano berharap empat federasi nasional membahas program pembinaan dan sosialisasi secara masif, yang diawali dengan pergerakan organisasi Pordasi di akar rumput. Pasalnya, tahun ini sudah banyak diselenggarakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Ketum KONI Pusat ingin seluruh provinsi sudah mempertandingkan olahraga berkuda.

Tidak mungkin abaikan pembinaan di nasional, semua lahir dari jenjang pembinaan. Tidak ada atlet juara multievent international yang tidak berasal dari atlet yang berjuang mulai tingkat akar rumput, seperti Kabupaten/kota, provinsi & nasional,” tegas Marciano.

Ketum PP.Pordasi Equestrian Dewi Larasati atau akrab disapa Tike menyambut pesan Ketum KONI Pusat. Ia sampaikan memberikan atensi terhadap pembinaan usia dini.

“Untuk capai atlet berprestasi internasional harus dimulai dari bawah, kita kembali kepada marwah kita melakukan pembinaan dari anak-anak,” terang Tike.

Selain itu juga membina klub dengan baik berikut SDM terkait olahraga berkuda,  mulai atlet, pelatih, steward, groom dan sebagainya. Membangun nilai sportivitas menjadi salah satu yang terpenting menurut Tike untuk dibahas pada Rakernas pertamanya.

Ketua Harian PP.Pordasi Berkuda Memanah, Mayjen TNI Agape Zacharia Dondokambey sampaikan fokus organisasinya tahun ini yang dibahas di Rakernas.

“Pada tahun 2025, untuk olahraga prestasi, kita menyiapkan untuk terlibat pada Pekan Olahraga Pantai/ Indonesia Beach Games karena berpotensi digelar di pantai. Kita juga siapkan untuk PON Remaja, karena dalam Berkuda Memanah ada kelompok umur, sehingga pada PON Remaja, kita arahkan kelompok umur junior,” terang Agape.

Ambisi internasional pun menjadi target Pordasi Berkuda Memanah. “Kita akan melangkah, Go Internasional, membentuk organisasi/federasi regional Horseback Archery di Asia Tenggara,” tegasnya.

Pordasi Polo, akan fokus pada sosialisasi olahraga berkuda Polo yang inklusif kepada masyarakat luas. “Kami mengusung tema ‘Polo untuk Semua’ agar lebih banyak peminat seperti berkuda memanah,” terang Sekjen PP.Pordasi Polo Hendra  Sukanto. Nantinya juga akan gunakan kuda lokal dalam setiap kegiatan sosialisasi polo.

Mewakili Ketum PP.Pordasi Pacu Teddy Soediro, Eddy Wijaya menerangkan akan mempersiapkan amanah dari Ketum KONI Pusat, yakni  menggelar kompetisi dengan kuda lokal.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan