Resmi Dilantik Jadi Ketum Perbasi, Budi Djiwandono Fokus Jangka Panjang dengan Benahi 3 Hal

Budi Djiwandono resmi memimpin Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia atau Perbasi periode 2024-2028.

OlehThomas
Diterbitkan 01 Februari 2025, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kompetisi Usia 18 Tahun

Untuk target jangka panjang, Budi ingin adanya revitalisasi lapangan bola basket di berbagai daerah. Targetnya di level akar rumput agar bisa menciptakan atlet basket di masa depan.

"Ada beberapa ya seperti infrastruktur. Infrastruktur olahraga tidak kalah penting untuk perbaikan olahraga. Kita ada program merevitasliasi lapangan-lapangan bola basket yang ada di seluruh tanah air. Kita senang tadi Menpora mengatakan ada keinginan pemerintah memperiaki GOR-GOR di tanah air. Kami di Perbasi mau memulai dengan radikalisasi dari level paling bawah. Lapangan-lapangan olahraga dari level RT dan desa-desa ini sebenarnya banyak sekali. Kalau kita bisa sedikit-sedikit dengan kapasitas kita miliki meski itu terbatas tapi kita perbaiki lapangan, percantik lapangannya supaya anak muda bisa bermain, syukur-syukur berkompetisi maka ini awal yang baik," papar Budi.

Selain infrastruktur, fokus Perbasi dikepemimpinan Budi Djiwandono adalah perbaikan SDM dan kompetisi bola basket di seluruh Indonesia. Kompetisi yang akan jadi perhatian di level 18 tahun ke atas.

"SDM juga jadi salah satu pilar pembenahan olahraga bola basket. Bukan cuma atlet saja tapi juga pelatih dan wasit. ini menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Kemudian kompetisi tadi saya jelaskan mengenai kejuaraan harus mulai dari sedini mungkin. Kita banyak kejurnas. Tapi ada satu kelompok umur yang harus kita perhatian dari 18 ke 23 antara dia kuliah dan masuk level pro ini kita perlu lebih banyak kompetisi lagi," tegas Budi.

Indonesia Tuan Rumah FIBA World CUp U-17 dan U-19

Pembinaan berjenjang yang baik ini jadi perhatian serius Perbasi karena Indonesia akan menjadi tuan rumah FIBA World Cup U-17 dan U-19 pada tahun 2027 dan 2028.

"Kita akan jadi tuan rumah FIBA World Cup kelompuk umur pada 2027 dan 2028. Artinya mulai hari ini saalh satu kerja kita mencari bibit-bibit dan membina untuk mempersiapkan diri menuju FIBA World Cup U-17 dan U-19," terang Sekjen Perbasi Nirmala Dewi.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan