Prestasi Timnas Indonesia Menanjak, Perhatian untuk Usia Dini Juga Meningkat

Perhatian terhadap pembinaan usia dini di level U-17 terus bermunculan seiring dengan prestasi timnas Indonesia yang melonjak.

OlehThomas
Diperbarui 28 Januari 2025, 20:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Prestasi timnas Indonesia semakin membaik saja dalam dua tahun terakhir. Skuad Garuda kini masih punya peluang sangat besar untuk lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.

Seiring membaiknya prestasi timnas Indonesia, perhatian terhadap sepak bola usia dini juga meningkat pesat. Dukungan datang dari berbagai sektor baik swasta maupun pemeritah.

Seperti yang dilakukan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang menegaskan komitmennya untuk mendukung kemajuan generasi muda di bidang olahraga sepak bola. SIG memberikan pembinaan melalui tiga Sekolah Sepak Bola (SSB) yang didirikan di area operasional Perusahaan, meliputi SSB SIG Tuban, Dynamix Soccer School Tuban, Jawa Timur, serta SSB Semen Padang, Sumatra Barat.

Total jumlah peserta yang mendapatkan pembinaan kini mencapai 406 anak dengan rentang usia 7 hingga 17 tahun.

Komitmen SIG untuk mendukung talenta muda Indonesia ini, sejalan dengan arahan Menteri BUMN, Erick Thohir untuk mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo tentang pengembangan sumber daya manusia, penguatan peran pemuda, dan prestasi olahraga, khususnya dalam 100 Hari Kerja Presiden Prabowo.

Menteri BUMN, Erick Thohir memberikan dukungan terhadap upaya SIG dalam membina SSB di wilayah operasional perusahaan. Menurut Erick, hal ini sejalan dengan visi besar BUMN untuk membangun ekosistem yang mendukung pengembangan potensi generasi muda.

Wujud Nyata Pembinaan Talenta Muda

“Pendampingan SSB seperti yang dilakukan SIG adalah contoh nyata bagaimana BUMN berkontribusi pada pengembangan talenta muda sekaligus mendorong pertumbuhan olahraga nasional. Melalui program ini, anak muda tidak hanya diajarkan keterampilan bermain sepak bola, tetapi juga dibekali nilai-nilai sportivitas, kerja keras, dan semangat kolaborasi yang menjadi fondasi kesuksesan di berbagai bidang,” ujar Erick Thohir.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, program pembinaan SSB ini merupakan wujud nyata kontribusi SIG dalam menciptakan talenta-talenta muda Indonesia yang berprestasi.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pendampingan yang terarah kepada generasi muda, tidak hanya dalam aspek keterampilan bermain sepak bola, tetapi juga dalam membangun karakter melalui nilai-nilai kerja keras, sportivitas, dan semangat kolaborasi,” kata Vita Mahreyni.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dalam upaya mendukung pembinaan yang berkualitas, SIG memastikan bahwa seluruh pelatih utama (Head Coach) SSB binaan SIG Group memiliki lisensi resmi dari Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), mulai basis D Nasional hingga tingkat profesional B AFC yang mampu menaungi klub Indonesia Liga 2 Indonesia. Selain itu, SIG juga memberikan kesempatan kepada pelatih baru dan asisten pelatih yang belum memiliki lisensi untuk mengikuti program sekolah kepelatihan berlisensi PSSI. Langkah ini menjadi bagian dari upaya SIG dalam mencetak pelatih-pelatih muda berbakat dari area operasional perusahaan. SIG juga memberikan dukungan sarana dan prasarana untuk kegiatan SSB seperti perlengkapan olahraga dan lapangan sepak bola berstandar nasional. Selain pelatihan teknis, peserta SSB juga mendapatkan kesempatan untuk memperkaya pengalaman melalui pertandingan persahabatan dengan klub SSB lain di sekitar wilayah operasional perusahaan untuk memperkuat mental dan meningkatkan kepercayaan diri para pemain muda. Hasilnya mulai terlihat SSB SIG Tuban berhasil menjadi juara 1 Piala Soeratin untuk Kelompok Umur (KU) 13 dan 15 tahun, mencapai 6 besar di zona Provinsi Jawa Timur.  

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan