5 Anak Bintang Sepak Bola yang Gagal Ikuti Jejak Sang Ayah, Kebanyakan Pensiun Dini

Menjadi anak dari pesepak bola terkenal tentu membawa banyak keuntungan. Namun, di balik semua itu, terdapat ekspektasi yang sering kali menjadi beban berat.

Diterbitkan 28 September 2024, 00:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menjadi anak dari pesepak bola terkenal tentu membawa banyak keuntungan. Namun, di balik semua itu, terdapat ekspektasi yang sering kali menjadi beban berat.

Banyak anak dari pemain hebat diharapkan untuk meneruskan prestasi ayah mereka. Sayangnya, tidak semua dari mereka mampu memenuhi harapan tersebut. Nama besar sang ayah sering kali menjadi bayangan yang sulit untuk dilampaui.

Mereka dibesarkan dengan berbagai fasilitas dan bimbingan yang memadai. Namun, semua itu tidak selalu menjadi jaminan untuk meraih kesuksesan di lapangan hijau.

Beberapa di antara mereka memulai karier dengan harapan yang tinggi. Namun, kenyataan sering kali tidak seindah yang dibayangkan. Ekspektasi dari penggemar dan media justru menambah tekanan yang mereka hadapi.

Berikut adalah lima anak dari pemain legendaris yang tidak berhasil mengikuti jejak gemilang ayah mereka.

1. Enzo Zidane (Anak Zinedine Zidane)

Zinedine Zidane, yang diakui sebagai salah satu gelandang terhebat dalam sejarah sepak bola, memiliki putra bernama Enzo Zidane yang sempat diharapkan bisa mengikuti jejak cemerlang sang ayah.

Enzo memulai perjalanan sepak bolanya di akademi Real Madrid dan berkesempatan bermain untuk tim cadangan. Sayangnya, ia tidak berhasil menembus skuad utama. Sebagian besar karier Enzo dihabiskan di klub-klub kecil di Spanyol dan Swiss, termasuk Fuenlabrada.

Baru-baru ini, Enzo mengambil keputusan untuk pensiun di usia 29 tahun setelah 16 bulan tanpa klub. Meskipun perjalanan kariernya tidak secerah yang diharapkan, namanya tetap dikenang sebagai bagian dari warisan sepak bola keluarga Zidane.

2. Brooklyn Beckham (Anak David Beckham)

David Beckham, legenda sepak bola Inggris, dikenal luas karena keahlian luar biasanya dalam tendangan bebas. Kariernya yang cemerlang membawanya berkiprah di klub-klub besar seperti Manchester United, Real Madrid, dan LA Galaxy.

Di sisi lain, Brooklyn Beckham, putra sulungnya, pernah merasakan atmosfer akademi Arsenal dan menunjukkan ketertarikan yang mendalam terhadap sepak bola. Namun, Brooklyn memilih untuk meninggalkan dunia sepak bola dan beralih ke dunia fotografi.

Keputusan ini membuatnya tidak memiliki kesempatan untuk mengejar atau bahkan mendekati kesuksesan yang diraih oleh ayahnya di lapangan hijau.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Paolo Maldini, ikon legendaris AC Milan, diakui sebagai salah satu bek terhebat dalam sejarah sepak bola. Sepanjang kariernya, ia setia membela AC Milan dan mengoleksi berbagai gelar prestisius. Namun, sayangnya, putranya, Christian Maldini, belum mampu mengulangi jejak gemilang sang ayah. Meskipun sempat berlatih di tim muda AC Milan, Christian tidak berhasil menembus skuad utama dan akhirnya melanjutkan kariernya di klub-klub kecil di Italia. Perjalanan kariernya kurang mendapatkan perhatian, dan ia tidak pernah mendekati pencapaian luar biasa yang diraih oleh ayahnya dan kakeknya, Cesare Maldini. Pada tahun 2023, di usia 27 tahun, Christian memutuskan untuk pensiun dari dunia sepak bola.

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan