2 Pebasket Muda Indonesia Petik Pengalaman Berharga di Basketball Without Borders Asia 2024

I Ketut Gede Putra dan Evangeline Clarissa Djohan berkesempatan mengikuti BWB Asia yang digelar NBA dan FIBA.

OlehThomas
Diterbitkan 24 September 2024, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Para pemain dan pelatih akan membimbing para peserta melalui berbagai aktivitas, termasuk latihan efisiensi gerakan, offensive dan defensive skill stations, kontes three-point, pertandingan 5-on-5, serta sesi pengembangan keterampilan hidup dan kepemimpinan.

"Ada banyak sekali pelajaran yang bisa saya petik dari BWB Asia. Secara umum, saya harus bekerja lebih keras. Saya tahu bahwa ada banyak pemain yang bagus di luar sana, seperti memberi tahu saya bahwa saya harus bekerja lebih keras.. Saya rasa hal itu justru memotivasi saya untuk menjadi seperti mereka, karena mereka menginspirasi saya," ucap Evangeline.

Adaptasi di Australia

Selama berada di Australia Evangeline dan I Ketut Gede Putra dituntut cepat beradaptasi. Mereka harus bisa mengimbangi para pemain dari negara lain dengan kelebihannya masing-masing.

"Saya rasa menyesuaikan diri adalah yang paling sulit. Saya tahu bahwa Australia ada beberapa pemain yang terpilih, jadi mungkin mereka sudah pernah bermain bersama beberapa kali. Sementara saya, datang ke sini, saya belum pernah bermain dengan siapa pun di sini sebelumnya."

"Saya tahu bahwa para pemain Australia sangat mahir. Mereka menginspirasi saya. Pemain dari Selandia Baru dan Jepang juga, di mana pemain Jepang mampu memanfaatkan keterampilan mereka terlepas tinggi badan mereka. Saya tahu bahwa pemain Australia tinggi-tinggi. Pemain dari Asia Tenggara juga, Chinese Taipei dan Korea Selatan, mereka semua sangat mahir."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan