Catat, Ini 6 Perlengkapan yang Wajib Disiapkan saat Ikut Event Lari Marathon

Event lari di Indonesia makin menjamur. Salah satu ajang bergengsi yang segera hadir adalah Maybank Marathon 2024.

Diperbarui 19 Agustus 2024, 12:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pelari juga dapat memilih pakaian berdasarkan preferensi, mulai dari celana olahraga pendek hingga celana olahraga panjang untuk mencegah lecet di area kaki. Sama seperti sepatu, gunakan pakaian olahraga saat berlatih agar tubuh sudah nyaman dan terbiasa ketika mengikuti perlombaan.

3. Perlengkapan Minum

Bagi pelari, sangat penting untuk menjaga hidrasi tubuh tetap terjaga. Berolahraga dan berkeringat akan semakin meningkatkan volume cairan tubuh yang dibutuhkan, sehingga pastikan mengonsumsi cairan yang cukup. Sebelum mulai lomba, perhatikan rute lari dan pos tempat minum yang disediakan di sepanjang lintasan untuk mengatur strategi saat ingin minum.

Jika dirasa perlu, pelari juga dapat membawa tas ransel hidrasi punggung atau sabuk botol minum agar tangan tetap bebas bergerak saat berlari. Kondisi tubuh yang kurang cairan atau dehidrasi dapat menimbulkan berbagai gejala kesehatan, seperti sakit kepala dan kelelahan, yang tidak boleh diabaikan.

4. Kudapan Berenergi

Meski terlihat sederhana, tak lantas membuat lari menjadi olahraga yang ringan, apalagi marathon yang harus menempuh jarak jauh hingga mencapai 42 kilometer. Saat berlari, energi yang dikeluarkan juga tak sedikit. Oleh karena itu, salah satu cara untuk mengisi kembali tenaga saat berlari adalah mengonsumsi kudapan berenergi.

Para pelari dapat memilih berbagai tipe kudapan berenergi sesuai dengan kebutuhan, baik berbentuk gel maupun batangan. Yang juga perlu diperhatikan, hindari mengganti brand yang sudah biasa dikonsumsi secara tiba-tiba atau mencoba kudapan berenergi untuk pertama kalinya saat perlombaan untuk mewaspadai timbulnya masalah pada pencernaan.

5. Topi dan Kacamata

Saat mengikuti kompetisi lari di negara tropis, pelari akan menghadapi cuaca yang cukup panas. Guna melindungi kepala dan wajah dari teriknya sinar matahari, gunakan topi yang bertepi lebar dan berbahan ringan serta breathable, dan mampu menyerap keringat.

Topi tidak hanya menangkal sinar matahari saat cuaca panas, tetapi juga dapat membantu menghalangi air yang jatuh ke wajah bila cuaca hujan. Selain itu, pelari juga dapat menggunakan kacamata sebagai aksesoris tambahan untuk melindungi mata dan jarak pandang jika kondisi matahari sangat terik.

6. Jam Tangan Lari

Terakhir namun tak kalah penting, gunakan jam tangan lari selama latihan dan perlombaan untuk memiliki data lari yang lebih terperinci. Jam tangan lari telah dilengkapi dengan GPS yang dapat melacak jarak, kecepatan, dan waktu berlari, sehingga pelari dapat terus memantau performa larinya.

Tak hanya itu, jam tangan lari juga memiliki fitur untuk mengukur detak jantung (heart-rate) yang memudahkan pelari memperhatikan kondisi jantungnya, serta menurunkan kecepatan berlari jika merasa denyut jantung sudah terlalu tinggi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan