PON 2024 Sudah di Depan Mata, PP Pordasi Temui KONI DKI

PP Pordasi ingin cabor berkuda bisa berlangsung sukses di PON 2024.

OlehThomas
Diperbarui 17 Juli 2024, 21:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berjalannya monitoring dan evaluasi yang ketat dari KONI Provinsi DKI Jakarta sangat diharapkan, agar bisa mencapai target yang telah dipatok oleh KONI Provinsi DKI Jakarta untuk mempertahankan Juara Umum pada cabang olahraga berkuda pada PON XXI/2024 di PON Aceh dan Sumatera Utara.

Hal ini disampaikan oleh rombongan PP.PORDASI kepada KONI Provinsi DKI Jakarta bukan merupakan suatu keberpihakan, namun PP.PORDASI mempunyai kepentingan agar seluruh atlet/joki dan kuda yang telah lolos babak kualifikasi PON, dipastikan semuanya ikut berlaga secara maksimal di PON XXI/2024 yang akan dibuka tanggal 8 September 2024 di Banda Aceh, Aceh dan ditutup tanggal 20 September 2024 di Medan, Sumatera Utara.

Juara Umum

Disisi lain KONI Provinsi DKI Jakarta mengetahui bahwa belakangan ini sedang terjadi dinamika organisasi di tubuh PP Pordasi, sebagaimana diberitakan di beberapa media. Dan Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta menyampaikan bahwa KONI Provinsi DKI Jakarta tidak pada kapasitas untuk ikut campur dalam urusan rumah tangga Pordasi, sehingga penyelesaiannya diserahkan sepenuhnya kepada PP Pordasi. Dan selanjutnya ditegaskan bahwa KONI Provinsi DKI Jakarta selaku anggota KONI Pusat secara normatif, terkait dengan kepengurusan PP Pordasi, tentunya tetap konsisten tunduk dan patuh dengan Surat Keputusan yang telah dikeluarkan oleh Ketua Umum KONI Pusat.

Namun demikian KONI Provinsi DKI Jakarta sangat berkepentingan untuk meraih gelar Juara Umum pada perhelatan multi event terbesar di Indonesia pada tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Dimana salah satu tulang punggung medali ada di cabang olahraga berkuda yang memperebutkan 22 medali emas, yaitu dari Pacu Kuda 10 medali emas dan dari Equestrian 12 medali emas.

Sukseskan PON 2024

KONI Provinsi DKI Jakarta tentunya tidak ingin dinamika organisasi yang terjadi di Pordasi berdampak buruk pada kesiapan para atlet/joki dan kuda kontingen Provinsi DKI Jakarta, sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi raihan prestasinya di PON nanti yang digelar 4 tahun sekali tersebut. Ditegaskan bahwa KONI Provinsi telah membentuk tim khusus untuk selalu melakukan monitoring dan evaluasi secara ketat terhadap berbagai rangkaian persiapan dan pelaksanaan dari seluruh cabang olahraga tanpa kecuali, termasuk berkuda.

Hal ini dilakukan mengingat pembiayaan untuk pelatda, try-in dan try-out serta training camp termasuk keikutsertaan dari kontingen KONI Provinsi DKI Jakarta yang cukup besar dan berasal dari dana APBD Provinsi DKI Jakarta, sehingga harus dipertanggungjawabkan dengan baik dan proper yang ditunjukkan dari raihan prestasi sebagai juara umum PON XXI/2024 dan secara administrasi keuangan juga rapi.

Pertemuan yang sangat strategis untuk kepentingan pembinaan prestasi olahraga berkuda dan penuh kehangatan tersebut, diakhiri dengan sesi foto bersama di ruang pertemuan Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan