Jude Bellingham: Raja Baru Real Madrid

Jude Bellingham telah menjadi idola baru penggemar Real Madrid. Gelandang asal Inggris tersebut telah mencetak lima gol dari empat pertandingan awal LaLiga Spanyol 2023/2024.

Diterbitkan 11 September 2023, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jawabannya sederhana. Bellingham diberi wewenang untuk secara efektif menjadi penyerang tambahan ketika Madrid menguasai bola. Sejauh ini, dia cukup sering mendapatkan bola di posisi depan.

Bahkan, Bellingham melakukan lebih banyak sentuhan, yaitu per 90 sentuhan di tengah area penalti dibandingkan di kotak tengah di dalam area pertahanan lawan.

Jude Bellingham Bermain sebagai Pemain Nomor 10

Peran Jude Bellingham di Real Madrid sejauh ini sangat menarik. Pada dasarnya dia bermain sebagai pemain nomor 10 di belakang dua pemain depan, awalnya Rodrygo dan Vinícius Júnior. Tapi, Vinicius Junior menderita cedera otot saat melawan Celta Vigo, dan Joselu menggantikannya.

Bellingham juga mendapat banyak perlindungan, dengan trio lini tengah di belakangnya. Trio ini bisa mengendalikan, mendikte, dan menghalau serangan lawan.

Aurelien Tchouameni menjadi satu-satunya pemain yang selalu hadir sejauh ini. Namun, Eduardo Camavinga, Toni Kroos, Luka Modric dan Federico Valverde juga tampil dalam barisan tiga gelandang yang memungkinkan Bellingham berkeliaran serta melakukan serangan ke depan bila diperlukan.

Mengingat sudah mencetak lima gol – setelah mencetak delapan gol dalam 31 penampilan Bundesliga musim lalu – mungkin terlalu jelas untuk mengatakan bahwa Bellingham kejam di depan gawang.

Dia telah menyia-nyiakan empat peluang besarnya, dan lima golnya tercipta hanya dari 10 tembakan, dengan nilai akumulasi ekspektasi gol (xG) sebesar 1,8. Tidak ada pemain di lima liga top Eropa musim ini yang mengungguli xG sebanyak 3,2 sejauh Bellingham, dengan Teddy Teuma dari Reims berada di urutan kedua dengan 2,69 (3 gol dari 0,31 xG).

 

Jude Bellingham Lebih dari Sekadar Pencetak Gol

Jude Bellingham benar-benar sudah mendapat kepercayaan pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti. Dia sudah mendapatkan 351 menit bermain, kedua terbanyak setelah David Alaba (360).

Pemain berusia 20 tahun itu telah mencetak lima dari delapan gol Real Madrid sejauh musim ini. Tidak ada pemain lain yang mencetak lebih dari satu gol dan tim jelas akan kehilangan Karim Benzema di lini depan jika bukan karena gol Bellingham.

Bellingham lebih dari sekadar pencetak gol. Faktanya dia mampu menciptakan sembilan peluang. Cuma Toni Kroos yang menciptakan peluang lebih banyak darinya, yakni 11.

Dia berada di urutan kedua di LaLiga Spanyol untuk keterlibatan di lini serang dengan 28 keterlibatan. Pemain asal Inggris itu di belakang gelandang Barcelona Frenkie de Jong (30) dan sejajar dengan Jules Kounde dari Barca serta bintang Celta Vigo Iago Aspas.

Bellingham juga menjaga bola dengan baik. Meskipun akurasi passingnya tak setinggi rekannya, Kroos (94,3%), Tchouaméni (92,8%), Camavinga (90,9%), Valverde (90,7%), serta Modric (90,0%), dia bermain lebih tinggi di lini depan, area yang lebih padat, sehingga akurasi 88,7% miliknya masih mengesankan.

Bermain dalam peran yang lebih menyerang, akan menarik untuk melihat apakah sisi pertahanannya di beberapa bulan mendatang. Sejauh ini, ia hanya melakukan tiga tekel dalam empat pertandingan untuk Real Madrid, memenangkan dua di antaranya.

Itu adalah hal yang hebat bagi Real Madrid. Los Blancos memiliki pemain yang tak hanya menunjukkan bahwa bisa menjadi saluran serangan yang sangat baik, namun hampir pasti dapat menyesuaikan diri dan menjadi gelandang berbeda dengan sama efektifnya bila diperlukan.

Bellingham adalah berlian yang menangani tekanan bermain di klub terbesar dunia. Dia mungkin tidak selamanya, tapi kita bisa berharap melihatnya bersinar dalam warna putih di masa mendatang.

 

Peringkat LaLiga Spanyol

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan