Kemenpora Gelar Kejuaraan Tarkam dengan Konsep Modern, Ada 5 Cabang Olahraga yang Dipertandingkan

Kemenpora membuat terobosan baru dengan menggarap kejuraan tarkam dengan konsep modern. Lima cabor dipertandingkan.

OlehThomas
Diperbarui 10 Agustus 2023, 12:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Kejuaraan Antarkampung (Tarkam) bakal naik kelas. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi mengadakan Kejuaraan Tarkam 2023 yang akan berlangsung di 32 Kabupaten dengan melibatkan lima cabang olahraga populer di Indonesia.

Kejuaraan ini merupakan program unggulan dan prioritas Kemenpora dalam rangka membudayakan olahraga di masyarakat, sebagaimana diatur dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Kejuaraan Tarkam Kemenpora resmi diluncurkan Menpora Dito Ariotedjo pada Rabu (9/8/2023) malam di Hotel Grand Sahid Jaya.

Kompetisi tarkam ini akan memainkan pertandingan di cabor bola basket, bola voli, tenis meja, bulu tangkis dan atletik. Peluncuran Kejuaraan Tarkam Kemenpora 2023 ini ditandai dengan pukulan servis badminton Menpora Dito bersama sejumlah tamu undangan yang hadir.

Sederet selebritis ikut memeriahkan acara meliputi Aldi Taher, komedian Marshel Widianto, Valentino "Jebret" Simanjuntak, hingga penampilan khusus Charly van Houten dari Setia Band. Charly membawakan lagu ciptaannya bertajuk "Indonesia Adalah Kita" bersama putranya Restu, yang menjadi lagu tema Kejuaraan Tarkam Kemenpora 2023.

Pelaksanaan Kejuaraan Tarkam Kemenpora 2023 ini diadakan sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dimana olahraga harus bisa menyentuh lapisan terbawah yaitu dari kampung atau desa, sekaligus menjadi sarana pencarian bakat-bakat olahraga nasional.

"Saya sangat bahagia akhirnya kita bisa meluncurkan salah satu program utama Kemenpora yaitu Kejuaraan Tarkam Kemenpora 2023. Melalui kejuaraan ini saatnya kita memperhatikan pembinaan olahraga mulai dari regional paling bawah yaitu dari desa atau kampung," jelas Dito dalam sambutannya.

“Saya berharap, kegiatan ini bisa jadi ajang rekreasi warga sekaligus menggerakan ekonomi kampung. Warga jadi hobi olahraga, pedagang kaki lima bisa cari nafkah di area pertandingan. Budaya gotong royong antar warga tumbuh karena bareng-bareng bikin kejuaraan antar kampung."

Menpora Dito pun menyadari pentingnya investasi dalam momentum kebangkitan prestasi olahraga Indonesia, sehingga melalui kejuaraan AntarKampung ini sekaligus upaya dalam pengembangan bakat yang terus diperkuat, sehingga nantinya akan diiringi dengan pertumbuhan industri.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Indonesia memiliki bakat yang mumpuni, namun bakat tidak hanya bisa dilakukan dengan keliling mencari, tetapi bisa kuat ditumbuhkan melalui kompetisi-kompetisi. Melalui ajang ini insha Allah seorang pemain akan terbentuk karena kompetisi. Itu semua akan membentuk mental dan meningkatkan kualitas mereka,” tambahnya.

Halaman
Show All
Thomas, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan