Tinjau Stadion Kapten I Wayan Dipta, Erick Thohir Optimistis Piala Dunia U-20 2023 Bisa Bangkitkan Pariwisata Olahraga

Ketua Umum PSSI Erick Thohir telah meninjau kesiapan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, jelang dihelatnya Piala Dunia U-20 2023. Sosok yang juga merangkap sebagai ketua LOC itu optimistis FIFA World Cup bisa mendorong tumbuhnya ekonomi, pariwisata, dan olahraga di Bali.

Diperbarui 12 Maret 2023, 20:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PSSI merangkap Ketua Panitia Penyelenggara FIFA U-20 World Cup 2023 (LOC) Erick Thohir melanjutkan aktivitasnya dengan mengunjungi venue Piala Dunia U-20 2023.

Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, menjadi lokasi kedua yang ia datangi pada Minggu (12/3/2023). Sebelumnya, eks Presiden Inter Milan itu telah lebih dulu menyambangi Stadion Manahan, Solo, di hari yang sama.

Melansir rilis resmi LOC yang diterima Liputan6.com, Erick Thohir menilai progres persiapan Stadion Kapten I Wayan Dipta sudah berjalan baik. Pemerintah dan kementerian terkait hanya tinggal mendorong penyelesaian proses renovasi yang masih berjalan.

“Persiapan Bali saya rasa baik baik, tinggal kita dorong bagaimana penyelesaiannya. Misalnya saja permintaan tambahan lahan parkir. Kementerian PUPR punya komitmen untuk menuntaskan. Demikian pula pemerintah daerah yang dapat tambahan pekerjaan baru,” tuturnya.

“Semoga pada bulan April semua beres. Urusan lain seperti CCTV dan beberapa lainnya relatif aman,” sambung Erick dalam kesempatan yang sama.

Seperti diketahui, Stadion Kapten I Wayan Dipta memang menjadi satu dari enam venue yang akan digunakan sebagai lokasi pertandingan Piala Dunia U-20 2023 mulai 20 Mei hingga 11 Juni mendatang.

Hin

gga kini, stadion yang berlokasi di Kabupaten Gianyar itu masih dalam tahapan renovasi. Proses pengerjaan kabarnya hampir tuntas. Kementerian PUPR pun dilaporkan terlibat aktif dalam perbaikan sembari berkolaborasi dengan pengelola dan Pemda.

Erick Thohir menganggap penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 di Bali sebagai hal krusial. Pasalnya, provinsi tersebut merupakan jantung pariwisata Indonesia. Ia pun optimistis FIFA World Cup U-20 nantinya bisa menjadi sentral ekonomi wisata bagi daerah.

“Kami dari PSSI menganggap Piala Dunia U-20 penting, jadi harus tolong menolong. Apalagi Bali adalah jantung pariwisata Indonesia, dan ajang ini jadi sentral ekonomi wisata. Jangan sampai terlena, tidak meningkatkan nilai kompetitif. Termasuk pariwisata olahraga,” papar Erick

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Banyak infrastruktur sedang dibangun di Bali, termasuk olahraga. Nanti akan berkembang dengan sendirinya. Jika fasilitas sepak bola di Bali bagus, akan banyak tim-tim luar negeri datang menggelar sesi latihan. Jadi ini tidak menyangkut Piala Dunia U20 saja,” tambahnya.

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan