Caketum PSSI Doni Setiabudi: VAR Jadi Kunci Atasi Mafia Bola

Doni Setiabudi berambisi menggunakan teknologi VAR di kompetisi Liga 1, 2, dan 3 untuk menghambat aktivitas mafia bola, apabila dirinya terpilih menjadi Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.

Diterbitkan 14 Februari 2023, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Sepak bola adalah cermin sebuah bangsa. Namun sepak bola juga bisa kita gunakan sebagai alat atau kendaraan untuk memajukan negara Indonesia. Saya yakin, dengan program PSSI 2.0, ini menjadi kendaraan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya dalam Kaukus Sepak Bola Nasional di My Ten Cafe, Jakarta, pada Senin (13/2/2023).

“Saya yakin dengan program saya, PSSI 2.0, dalam 3 tahun standardisasi sepak bola Indonesia akan sama dengan Jepang. Begitu sama, maka kualitas liga kita, kualitas klub kita akan sama, begitu juga dengan kualitas tim nasional kita,” tambah dia.

Fary Djemy Francis

Rancangan berbeda diutarakan oleh Fary Djemy Francis. Ia hendak berfokus mengakhiri nestapa sepak bola Indonesia serta mencegah terjadinya perpecahan apabila terpilih menjadi ketua umum PSSI periode 2023-2027.

“Kita semua sudah lelah, dengan dinamika sepak bola Indonesia yang berisi kontrovesi: tawuran suporter, pengaturan pertandingan, pembinaan terabaikan, hingga hamparan yang kelam yakni tragedi Kanjuruhan,” tuturnya.

“Sepak bola adalah kebanggaan bangsa kita, tetapi apa yang bisa dibanggakan dengan kondisi sepak bola saat ini? Indonesia sudah 32 tahun tanpa gelar pasca-emas SEA Games 1991. AFF nihil, sementara Kamboja lebih pesat.”

“Sepak bola itu cinta, mencintai kompetisi sehat, teratur, marketable. Jadi, saya sebagai calon ketua umum PSSI, mengajak kita semua untuk jangan mau lagi terpecah belah,” pungkas dia saat hadir di My Ten Cafe, Jakarta, Senin (13/2/2023).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan