Jadi Kiper Terbaik Piala Dunia 2022, Emiliano Martinez Malah Terancam Dijual Aston Villa

Kiper Argentina Emiliano Martinez terancam dijual oleh klubnya Aston Villa sebagai buntut dari selebrasi kontroversial yang dilakukannya pasca laga final Piala Dunia 2022.

Diterbitkan 27 Desember 2022, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Saya melakukan hal itu karena orang-orang Prancis mengejek saya. Harga diri tidak berlaku untuk saya,” tutur eks penjaga gawang Arsenal kepada radio Argentina La Red, seperti dikutip dari laporan New York Times.

Masalah Lain

Selebrasi kontroversial bukanlah satu-satunya hal yang memantik kecaman terhadap Emiliano Martinez pasca kesuksesan timnya di Piala Dunia 2022. Peraih Golden Glove itu juga dicibir lantaran aksinya yang cenderung mengejek bintang Prancis Kylian Mbappe.

Martinez sebenarnya sempat tertangkap kamera menghibur sang pencetak hattrick di final FIFA World Cup. Akan tetapi, ia berbalik membuat kehebohan saat sudah berada di ruang ganti.

Kiper Timnas Argentina bercanda dengan meminta rekan-rekannya mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengejek Mbappe.

Aksi tak terpuji kembali ia lakukan saat perayaan kemenangan Piala Dunia 2022 bersama timnya di Buenos Aires, Argentina. Penjaga gawang Aston Villa itu membawa boneka bayi dengan tempelan wajah bintang Paris Saint-Germain.

FIFA Diminta Turun Tangan

Legenda Prancis sekaligus manajer Crystal Palace Patrick Vieira langsung marah menyaksikan hal itu. Dia mengatakan ulah Emi yang merundung Mbappe di selebrasi juara sudah merusak nilai pertandingan Piala Dunia.

“Saat Anda bicara soal bully (perundungan) dan komentar buruk yang diterima Kylian Mbappe setelah Piala Dunia, saya pikir itu merusak pertandingan serta Emiliano Martinez sendiri (sebagai individu),” katanya seperti dikutip dari Metro.

Kemarah serupa juga ditunjukkan oleh Menteri Ekonomi, Keuangan, dan Pemulihan Prancis, Bruno Le Maire. Ia mengecam keras perilaku Martinez serta para fans Argentina. La Maire bahkan meminta FIFA turun tangan untuk mengangani kasus ini.

“Apa yang dilakukan FIFA? Olahraga adalah soal permainan yang adil. (Kegiatan ini) harusnya menunjukkan rasa hormat kepada orang lain, harus menunjukkan rasa hormat juga kepada mereka yang kalah,” kata Le Maire kepada Sud Radio, dilansir SportBible.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan