Usai Kroasia vs Maroko di Piala Dunia 2022, Eropa dan Amerika Selatan Masih Kuasai Juara 3 Sejak 1934

Piala Dunia 1930, kali satu-satunya juara 3 lepas dari Eropa dan Amerika Selatan.

Diperbarui 18 Desember 2022, 01:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kroasia menjadi juara 3 Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Maroko 2-1 di Khalifa International Stadium, Sabtu (17/12/2022) malam WIB.

Josko Gvardiol (‘7) dan Mislav Orsic (’42) tampil sebagai pencetak gol kemenangan bagi Kroasia. Sementara itu, satu angka hiburan milik Singa Atlas dilesakkan oleh Achraf Dari di menit ke-9.

Hasil ini memastikan dominasi Eropa dan Amerika Selatan di Piala Dunia terjaga. Sebab, posisi 3 besar nyaris selalu mereka kuasai. Hanya ada satu negara di luar dua kawasan itu yang mampu menjadi juara 3 Piala Dunia yakni Amerika Serikat pada 1930.

Itu pun terjadi bukan karena kemenangan. Sebab, tidak ada laga perebutan tempat ketiga di Piala Dunia 1930. Amerika Serikat ditetapkan sebagai peringkat tiga dan mengungguli Yugoslavia berdasar kinerja keseluruhan di turnamen.

Sebelum Maroko, sudah ada beberapa negara yang coba meruntuhkan hegemoni dua kawasan itu. Namun, Korea Selatan juga gagal pada 2002 setelah kalah dari Turki.

 

Jalan Pertandingan

Kroasia memang tampil menjanjikan sejak awal babak pertama. Mereka aktif melancarkan serangan yang membahayakan kubu pertahanan Maroko. Tak butuh waktu lama bagi Vatreni hingga berhasil menembus benteng Singa Atlas.

Berawal dari tendangan bebas Luka Modric, Ivan Perisic mengirim bola yang mampu dimanfaatkan dengan baik lewat sundulan oleh Josko Gvardiol pada menit ke-7. Alhasil, Kroasia unggul cepat 1–0 atas Maroko.

Singa Atlas langsung merespons ancaman ini dengan baik. Achraf Dari mencatatkan nama di papan skor sekaligus membuka keran angka bagi timnya dua menit berselang. Kedudukan sementara berubah menjadi imbang 1–1.

>Tak ada gol baru yang tercipta setelahnya. Kedua kesebelasan kembali mencoba mengais peluang untuk membobol gawang masing-masing.

Kroasia nampak lebih dominan dalam hal penguasaan bola. Namun, Maroko juga bermain cukup tangguh dengan tak memberi ruang bagi merka untuk mencetak angka kedua.

Vatreni baru mendapat peluang baru memasuki menit ke-26. Mereka kembali dihadiahi tendangan bebas oleh wasit. Malang kesempatan ini gagal dimanfaatkan dengan baik.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Perisic yang mendapat bola mencoba melepaskan sundulan dari tepi kotak. Akan tetapi, si kulit bundar kirimannya malah melebar meninggalkan jaring. Kroasia dan Maroko kembali buntu hingga laga berjalan selama lebih dari 30 menit. Tensi permainan baru memanas lagi mendekati pengujung babak pertama. Kroasia kembali mendapat tambahan angka berkat aksi Mislav Orsic. Memanfaatkan umpan dari Marko Livaja, ia melepaskan tembakan yang sempat memantul di tiang gawang, sebelum masuk menembus jaring kawalan Bounou. Alhasil, skor 2–1 untuk keunggulan Kroasia bertahan hingga turun minum.

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan