"Bukan kebetulan bahwa Maroko ada di sini. Kami harus mempersiapkan segalanya dengan baik karena ini akan jadi duel yang sulit. Kita tidak boleh merasa akan mendapat jalan keluar yang mudah. Tujuan kita mendapatkan tempat di final," tegasnya.
Perjalanan Prancis sejauh ini, kata Varane cukup bagus, tetapi target objektifnya adalah mengulang kisah empat tahun lalu di Rusia.
"Kami sudah memiliki turnamen yang bagus, tetapi tujuan kami adalah untuk memenangkan semuanya. Kami tahu betapa sulitnya itu," ujar Varane.
Pertemuan Prancis vs Maroko di semifinal Piala Dunia 2022, merupakan yang pertama bagi kedua negara saling berhadapan di putaran final FIFA Wordl Cup.
Sebelumnya Prancis dan Maroko sempat jumpa di laga persahabatan pada 20 Januari 1999, yang dimenangkan Prancis 1-0 dan pada 17 November 2007, yang berakhir imbang 2-2.
Â
Youssef En-Nesyri Jadi Harapan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256762/original/003408000_1670687993-12_AP22344570752067.jpg)
Sementara pelatih tim nasional Maroko, Walid Regragui menegaskan bahwa dia memiliki keyakinan mutlak terhadap striker andalannya, Youssef En-Nesyri.
Penyerang Sevilla itu menjadi kunci bagi Singa Atlas pekan lalu dan mencetak gol kemenangan 1-0 atas Portugal di perempat final Piala Dunia FIFA 2022.
Gol En-Nesyri lewat sundulan membantu Maroko membuat sejarah dengan menjadi negara Afrika pertama yang melaju ke semifinal Piala Dunia.
Berbicara menjelang pertandingan semifinal melawan Prancis, Walid Regragui memuji sang striker, menegaskan bahwa kontribusinya untuk tim nasional sangat penting.
"Saya selalu percaya padanya, dan itu adalah hal yang baik. Bahkan Anda para jurnalis mengkritik saya ketika saya mengatakan dia akan pergi ke Piala Dunia. Saya pikir dia adalah pencetak gol terbaik untuk Maroko di Piala Dunia dan dia merespons di lapangan," kata Walid Regragui.
"Saya percaya pada Youssef, dan apa yang dia berikan kepada tim di lapangan hanya bisa dipahami oleh mereka yang paham sepak bola. Dia bekerja untuk tim seperti (Olivier) Giroud bersama Prancis. Dia ideal untuk yang lain, dan saya bangga padanya karena dia mencetak gol penting,"
Â
Melawan Tanah Kelahiran
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4258534/original/069341500_1670843873-AP22344642262279.jpg)
Bagi Walid Regragui, pertandingan kontra Prancis terasa cukup emosional. Sebab, dia faktanya adalah orang Prancis yang memilih membela negara leluhur, Maroko, sebagai pemain maupun pelatih.
Walid Regragui lahir di Corbeil-Essonnes, sebuah wilayah yang berada di pinggiran selatan Kota Paris, Prancis, pada 23 September 1975. Dia tumbuh sebagai seorang suporter Paris Saint-Germain (PSG), tetapi menjalani karier profesional bersama Racing Clube de Paris.
Dia kemudian bermain untuk tim Prancis lain, antara lain AC Ajaccio, Dijon, dan Grenoble. Dia juga sempat memutuskan pergi ke Spanyol untuk gabung dengan Racing Santandaer, dan mengakhiri karier sebagai pemain sepak bola di klub Maroko, Moghreb Tetouan.
Di level internasional, Walid Regragui yang spesialis bek sayap kanan, memilih membela timnas Maroko dari 2001 hingga 2009. Dia menjalani 45 pertandingan internasional bersama Singa Atlas.
Kini di Stadion Al Bayt, Walid Regragui, harus menghadapi kenyataan berdiri untuk membela tanah leluhur dan menghadapi tanah kelahirannya, Prancis.
"Saya berkewarganegaraan ganda. Merupakan suatu kehormatan dan kesenangan untuk bermain melawan Prancis tetapi ini hanya sepak bola. Saya di sini sebagai pelatih sepak bola dan yang menarik minat saya adalah untuk menang," kata Regragui dikutip dari Reuters.
Nama Walid Regragui menarik perhatian seiring dengan kejutan besar yang diciptakan Maroko di Piala Dunia 2022 Qatar. Singa Atlas jadi tim Afrika pertama yang menapak ke semifinal Piala Dunia, melampaui pencapaian Kamerun, Senegal, dan Ghana, yang menembus perempat final.
Sekarang publik sepak bola menantikan seberapa ampuh racikan strategi Walid Regragui dalam meredam agresivitas dan pengalaman para pemain Prancis yang berstatus juara bertahan Piala Dunia.
Â
Perkiraan Starting XI Prancis
Menghadapi Maroko, Deschamps kemungkinan tidak akan melakukan banyak perubahan dalam susunan pemain inti.
Sedangkan Maroko, juga diprediksi tidak akan melakukan perubahan komposisi starting XI. Sofiane Boufal, dan Hakim Ziyech, sepertinya akan kembali bermain sebagai penopang Youssef En-Nesyri di depan.
Berikut perkiraan susunan pemain Prancis vs Maroko di laga semifinal Piala Dunia 2022:
PRANCIS (4-2-3-1): Hugo Lloris (kiper); Jules Kounde, Raphael Varane, Dayot Upamecano, Theo Hernandez; Aurelien Tchouameni, Adrien Rabiot; Ousmane Dembele, Antoine Griezmann, Kylian Mbappe; Olivier Giroud.
MAROKO (4-2-3-1): Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Jawad El Yamiq, Romain Saiss, Yahia Attiyat Allah; Azzedine Ounahi, Sofyan Amrabat; Selim Amallah, Sofiane Boufal, Hakim Ziyech; Youssef En-Nesyri.
Hasil pertandingan Prancis:
Grup D
22/11/2022 Prancis vs Australia 4-1 (Adrien Rabiot 27, Olivier Giroud 32, 71, Kylian Mbappe 68 ; Craig Goodwin 9)
26/11/2022 Prancis vs Denmark 2-1 (Kylian Mbappe 61, 86; Andres Christensen 68)
30/11/2022 Tunisia vs Prancis 1-0 (Wahbi Khazri 58)
16 Besar
04/12/2022 Prancis vs Polandia 3-1 (Olivier Giroud 44, Kylian Mbappe 74, 90+1; Robert Lewandowski 90+9-pen)
Perempat Final
10/12/2022 Inggris vs Prancis 1-2 (Harry Kane 54; Aurelien Tchouameni 17, Olivier Giroud 78)
Hasil pertandingan Maroko:
Grup F
23/11/2022 Maroko vs Kroasia 0-0
27/11/2022 Belgia vs Maroko 0-2 (Romain Saiss 73, Zakaria Aboukhal 90+2)
01/12/2022 Kana vs Maroko 1-2 (Nayer Aguerd 40-og; Hakim Ziyech 4, Youssef En-Nesyri 23)
16 Besar
06/12/2022 Maroko vs Spanyol 0-0 (3-0 adu penalti)
Perempat Final
10/12/2022 Maroko vs Portugal 1-0 (Youssef En-Nesyri 42)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5164799/original/043621100_1742183216-dbe96acd3b3529457b7c0146890290a1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4235886/original/001601900_1669157663-0_AP22326745316627.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258200/original/037838200_1781326433-000_B6XQ9ZM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258839/original/015610100_1781416618-IMG-20260614-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513884/original/037538000_1782437861-AP26176736605560.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513056/original/032314400_1782436532-jepang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8512971/original/012018800_1782436430-000_B8CY2VE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260100/original/015804900_1781568479-000_B7869A8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263848/original/006023700_1782021745-000_B7RA6WF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263734/original/051420000_1781976439-063_2282511619.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260718/original/041123000_1781644635-000_B7BY7FB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539806/original/017629400_1774621491-20260327AA_Timnas_Indonesia_vs_Sein-06.jpg)