Perjalanan Kroasia Tembus Semifinal Piala Dunia 2022: Si Underdog yang Selalu Berhasil Mengigit!

Kroasia akan menghadapi Argentina di babak semifinal Piala Dunia Qatar.

Diperbarui 13 Desember 2022, 22:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Tak ada yang menyangka Kroasia bisa terus melaju hingga tembus babak semifinal Piala Dunia 2022. Skuad veteran negeri Balkan ini bukan tanpa peluang mengulang sukses empat tahun lalu.

Kroasia adalah finalis pada Piala Dunia 2018. Tetapi seakan tidak diperhitungkan selama Piala Dunia Qatar berlangsung.

Media lebih membicarakan ofensifnya permainan Brasil, comeback menawan Lionel Messi dan Argentina, juga bagaimana Jepang memukau dengan daya juang menghadapi negara-negara unggulan.

Perlahan tapi pasti Kroasia memperlihatkan kedewasaan mereka menghadapi tiap pertandingan Piala Dunia Qatar. Skuad "Kotak-Kotak" secara mengejutkan dua kali menyingkirkan lawan yang lebih diunggulkan.

Tiga lawan mereka di fase grup bukan negara yang mudah. Maroko sesama semifinalis dan perwakilan pertama Afrika di empat besar Piala Dunia, Belgia diperkuat "generasi emas" dan Kanada punya semangat debutan.

Tetapi, Kroasia nyatanya tidak terkalahkan. Sukses menahan imbang 0-0 Maroko di partai pembuka. Setelah itu menang telak 4-1 atas Kanada sebelum menyingkirkan Belgia dalam laga pamungkas Grup F yang berakhir 0-0.

Pada babak 16 besar, lagi-lagi Kroasia datang dengan status underdog menghadapi Jepang. Skuad "Samurai Biru" berhasil mencuri perhatian publik berkat penampilan pantang menyerah.

Tak heran, Jepang lebih banyak dukungan saat laga di Al Janoub Stadium. Tetapi kegigihan sebaliknya malah diperlihatkan Kroasia, menyamakan kedudukan dan memaksa laga hingga adu penalti.

Ketika itu juga pengalaman Kroasia menghadapi situasi tegang jadi kunci. Tiga eksekutor Jepang berhasil digagalkan kiper Dominik Livakovic, Kroasia pun lolos dan menantang Brasil di perempat-final.

Gaya Pragmatis, Luar Biasa Adu Penalti

Pada babak delapan besar, sekali lagi Kroasia hadir sebagai underdog menghadapi sang favorit juara, Brasil, di Education City Stadium.

Apalagi Brasil baru saja meraih kemenangan 4-1 atas Korea Selatan di babak 16 besar. Jadi tak heran kalau Selecao lebih mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Tapi sekali lagi Kroasia berhasil tampil mengejutkan. Bangkit pada perpanjangan waktu. Gol Bruno Petkovic berhasil menyamakan kedudukan atas gol Neymar.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dan sekali lagi Kroasia yang gawangnya dikawal Livakovic tampil perkasa di babak adu penalti. Eksekutor pertama Brasil, Rodrygo, berhasil digagalkan upayanya. Sebelum tendangan Marquinho sedikit melebar sehingga hanya membentur tiang. Kroasia pun lolos ke babak semifinal untuk kali ketiga sepanjang sejarah. Permainan Kroasia bisa dibilang jauh dari kata indah. Tidak banyak nama besar dengan skill individual menawan, yang ada pemain veteran di penghujung karier tetapi kualitasnya merata. Kedewasaan para pemain pilar utama menjadi kunci penting. Keputusan Zlatko Dalic memilih permainan pragmatis jadi pilihan yang tepat. Cocok dengan skuad yang dimilikinya. Lawan berikutnya adalah Argentina di babak semifinal. Harapan bisa back-to-back di final Piala Dunia kini tinggal satu langkah lagi, tapi bukan langkah yang mudah. Argentina pasti jadi favorit. Tapi sepertinya, itu bukan hal baru bagi Kroasia di turnamen ini. Tinggal bagaimana menemukan skema permainan yang tepat untuk bisa meredam kecepatan skuad Argentina.

Halaman
Show All
Anry Dhanniary, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan