Sukses

Cristiano Ronaldo Dicadangkan Saat Bantai Swiss di Piala Dunia 2022, Ini Reaksi Pemain Portugal

Liputan6.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo secara mengejutkan dicadangkan pelatih Fernando Santos untuk pertandingan menghadapi Swiss pada babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar. Keputusan ini diambil menyusul serangkaian penampilan buruk dan gangguan yang tidak membantu.

Santos kemudian memainkan Goncalo Ramos sebagai penyerang tengah. Striker berusia 21 tahun itu mencetak hat-trick atau tiga gol pada debutnya di Piala Dunia.

Kemenangan 6-1 atas Swiss tampaknya membuktikan bahwa Portugal tidak lagi bergantung pada Ronaldo, yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka. Tapi, Ramos menjadi orang pertama yang mendukung pesepak bola berusia 37 tahun itu setelah pertandingan.

"Dia adalah kapten, dia adalah pemimpin dan kami selalu menantikan untuk bermain berdampingan dengannya," kata Ramos usai pertandingan di Stadion Lusail Iconic, Lusai, Qatar, Rabu (7/12) dini hari WIB. seperti dikutip Fot Mob.

Ronaldo baru dimainkan pada menit ke-73 menggantikan Joao Felix. Dia sempat mencetak gol meski kemudian dianulir wasit karena sudah dalam posisi offside.

"Itu adalah pertandingan yang hebat untuk seluruh tim," kata Felix kepada RTP3. "Kami memulai dengan baik sejak menit pertama. Kami memainkan permainan yang lengkap dan ketika seperti itu, lebih sulit bagi seseorang untuk mengalahkan kami."

"Apakah Cristiano ada di sana atau tidak, yang terpenting adalah tim. Tim juga bermain bagus ketika Ronaldo ada di sana," ucap Felix menambahkan.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Komentar Pepe

Bek veteran Pepe setuju dengan pernyataan Goncalo Ramos dan Joao Felix. Dia menepis semua rumor bahwa Ronaldo membuat ulah atas keputusan pelatih Fernando Santos mencadangkannya.

"Dia tahu betul bahwa yang terpenting adalah 'kita'," kata Pepe. "Apa yang terjadi hari ini adalah pilihan pelatih dan harus dihormati."

Pepe juga mencetak sejarah di Piala Dunia untuk dirinya sendiri. Dia menjadi pemain tertua yang mencetak gol dalam pertandingan babak sistem gugur.

Bek berusia 39 tahun itu mencetak gol lewat sundulan setelah meneruskan sepak pojok Bruno Fernandes pada menit ke-33. "Kami telah mengerjakannya dan di tikungan pertama kami akan melakukan pukulan lurus," ujar Pepe. "Saya berada di tempat yang tepat. Kerja keras kolektif terbayar."

 

3 dari 3 halaman

Jalannya pertandingan

Portugal sudah unggul dua gol pada babak pertama atas Swiss. Kedua gol itu dicetak oleh Goncalo Ramos pada menit ke-17 dan Pepe di menit ke-33.

Goncalo Ramos mencetak gol keduanya pada menit ke-51 sebelum Raphael Guerreiro mengubah skor menjadi 4-0 empat menit berselang. Swiss sempat memperkecil skor di menit ke-58 lewat gol Manuel Akanji.

Akan tetapi, Ramos kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk menambah keunggulan Portugal. Gol Rafael Leao di menit ke-90+2 menutup pertandingan dengan skor 6-1 untuk kemenangan Portugal atas Swiss.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS