Sukses

Penyusup Pertama di Piala Dunia 2022 Ternyata Orang Italia

Liputan6.com, Jakarta- Akhirnya ada penyusup yang menerobos ke lapangan di pertandingan Piala Dunia 2022. Kejadian perdana di Piala Dunia Qatar itu terjadi saat pertandingan Grup H antara Portugal melawan Uruguay pada Selasa (29/11/2022) dini hari WIB.

Sang penyusup membawa tiga agenda sekaligus saat beraksi masuk ke lapangan. Dia mengkritik Qatar selaku tuan rumah yang melarang berkibarnya bendera pelangi. Kemudian juga membawa pesan untuk perdamaian Ukraina dan wanita-wanita di Iran.

Rupanya penyusup pertama di Piala Dunia 2022 berasal dari Italia. Seperti dilansir Football Italia, pria tersebut teridentifikasi sebagai Mario Ferri. Dia memiliki julukan Il Falco atau The Falcon.

Ferri masuk di lapangan pada pertandingan Portugal melawan Ukraina di Stadion Lusail. Ferri sama sekali tak mengganggu pemain kedua kesebelasan. Dia hanya berlari-lari ke tengah lapangan dengan membawa bendera pelangi.

Selain itu Ferri juga memakai kaos tradisional ala Superman yang dimodifikasi dengan dua pesan berbeda di bagian depan dan belakang. Pada bagian depan, Ferri menuliskan "Save Ukraina" dan di belakang ada tulisan "Respek pada Wanita Iran".

Anda juga dapat mencari tahu jadwal lengkap, hasil, klasemen, dan top skor di Piala Dunia Qatar 2022 dengan melihat berikut...

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Bukan Aksi Pertama

Ferri langsung diamankan petugas keamanan yang berjaga di stadion. Kini Ferri dikabarkan sudah ditahan di Qatar. Pria 35 tahun itu sudah tahu konsekuensinya.

Bukan kali ini saja Ferri beraksi masuk ke lapangan di pertangan sepak bola besar. Sebelumnya dia pernah melakukannya saat Piala Dunia 2014 di laga Belgia melawan Amerika Serikat dan pertandingan Liga Italia Napoli kontra Juventus pada 2017.

3 dari 3 halaman

2014

Di Piala Dunia 2014, aksi Ferri dilatarbelakangi keprihatian minimnya perhatian pemerintah terhadap anak-anak di lingkungan kumuh yang tersebar di penjuru Brasil. Masuk ke lapangan, Ferri membawa pesan #Save Favelas Children (selamatkan anak-anak perkampungan kumuh di Brasil) dan Ciro Vive. Pesan tersebut ditulis di baju berwarna biru berlogo Superman.

Dilansir dari 101greatgoals, Ferri ternyata bisa menembus ring 1 stadion lewat tribun khusus penyandang cacat. Dia kemudian bangkit dari kursi roda dan melompat melewati tembok setinggi sekitar 1 meter sebelum lari ke tengah lapangan Arena Fonte Nova, Salvador, Senin (1/7/2014) atau Selasa dinihari WIB tempat pertandingan berlangsung.

Kejadian itu tentu menjadi "pekerjaan rumah" bagi pihak keamanan. Petugas kini dituntut menseleksi lebih ketat penonton normal agar tidak memiliki akses masuk ke tribun penonton difabel. Pasalnya, insiden tersebut bukan pertama kali terjadi.

Pada pertandingan Brasil, beredar foto seseorang normal berdiri tegak dari kursi roda menyambut kemenangan Selecao. Hal serupa juga terjadi di laga Argentina.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS