Profil Park Ji Sung, Pahlawan Korea Selatan di Piala Dunia

Mari mengenang perjalanan Park Ji Sung dengan Korea Selatan di Piala Dunia

Diperbarui 07 Januari 2023, 13:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Park Ji Sung menyapa di Piala Dunia 2022. Bersama Diego Forlan, keduanya kedapatan berfoto dan unggahan itu berseliweran di media sosial.

Adanya foto tersebut lantaran Forlan dan Park Ji-sung tengah menyaksikan pertandingan Uruguay vs Korea Selatan di matchday perdana Grup H Piala Dunia 2022. Adapun, pertandingan di Education City Stadium, Kamis (24/11/2022) rampung dengan skor imbang tanpa gol.

Park Ji-sung dan Forlan sudah tak lagi bergelut di sepak bola profesional. Keduanya sudah penisun. Park Ji-sung lebih dulu gantung sepatu pada 2014. Sementara Forlan menyusul empat tahun setelahnya.

Adapun, Park Ji -sung dengan Forlan sejatinya bukan rekan satu tim semasa menjadi pesepak bola aktif. Namun, keduanya adalah alumnus Manchester United.

Dengan terpampangnya foto mereka berdua, warganet kompak menyerukan legenda Iblis Merah dari komentar mereka.

Park Ji-sung dan Piala Dunia

Nama Park Ji-sung membumbung saat ajang ini dihelat di Jepang dan Korea Selatan pada 2002. Dia sukses mengantar negaranya menduduki peringkat empat turnamen sepak bola akbar tersebut. Meski dibalut kontroversi, Park Ji-sung tetap dianggap pahlawan Timnas Korea Selatan.

Perjalanan Park Ji-sung dan kolega di Piala Dunia memang bak mimpi indah di siang bolong. Bertemu Portugal dan Polandia di babak grup, asuhan Guus Hidink menang dan tampil sebagai juara grup saat menahan imbang Amerika Serikat.

Di babak 16 besar, Park Ji-sung dan kolega menang dramatis 2-1 atas Italia. Setelahnya Korea Selatan dan Park Ji-sung menang adu penalti atas Spanyol.

Melaju ke semifinal, Park Jisung dan kawan-kawan akhirnya kalah. Mereka harus bertarung di peringkat 3 dan 4 dan akhirnya harus puas di peringkat 4 turnamen Piala Dunia.

Tapi, seketika Korea Selatan melambung. Park Ji-sung, tak pelak, juga berdampak atas euforia tersebut.

Dari Jepang, Belanda, Hingga Inggris

Setelah tampil apik di Piala Dunia 2002, Park Ji-sung mendapat kesempatan untuk berkarier di Belanda. Adalah PSV Eindhoven yang mendapatkan jasa pemain kelahiran 30 Maret 1981 itu.

Tapi sebelum di PSV, Park Ji-sung bermain di kompetisi Jepang untuk Kyoto Purple Sanga. Pemain kelahiran Seoul ini berkarier selama tiga tahun sejak 2000 hingga 2003.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Mencetak 11 gol dari 76 laga di Jepang, membuat pelatih Guus Hidink meliriknya untuk berbaju Kesatria Teaguk, julukan Korea Selatan, untuk mentas di Piala Dunia. Setelah Guus Hidink tak lagi membesut Korea Selatan, pelatih asal Belanda itu memboyong Park Ji-sung ke negaranya. Dan semua kemudian terus berjalan baik untuk pemain yang identik dengan nomor 13 ini. Park Ji-sung mendunia. Namanya melambung saat membawa PSV ke semifinal Liga Champions 2004/2005. Dan saat itu, Manchester United kepincut untuk mendapatkan servisnya. Pada 2005, MU resmi mengontrak Park Ji-sung. Etos kerja dan determinasi serta bisa bermain di segala posisi membuatnya bertahan selama 7 musim di Old Trafford. Apa yang tak pernah terbayangkan oleh Park Ji-sung terwujud di Man United. Betapa tidak, ia menjuarai Premier League, Piala FA, Liga Champions hingga Piala Dunia AntarKlub. Khusus untuk Liga Champions dan Piala Dunia AntarKlub, Park Ji-sung adalah orang Asia yang pertama mendapatkan gelar tersebut. Hingga kini, belum ada pemain yang menyamai rekor dari Park Ji-sung.

Halaman
Show All
Alan Kusuma, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan