Ivan Toney Terancam Batal ke Piala Dunia 2022 karena Kasus Judi

Ivan Toney saat ini menghadapi situasi sulit setelah dituduh terlibat judi, yang akan membuatnya bisa batal melakukan debut bersama timnas Inggris di Piala Dunia 2022 di Qatar.

Diterbitkan 08 November 2022, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Beberapa pemain timnas Inggris harus melupakan mimpinya tampil di Piala Dunia 2022 karena cedera. Ada juga yang masih menantikan pemeriksaan dokter. Pemain tim nasional negara lainnya juga mengalami hal yang sama.

Namun untuk Ivan Toney, yang digadang-gadang sebagai striker andalan Inggris beda lagi. Ia terancam tidak masuk skuad Three Lions karena kasus judi.

Toney baru saja mendapat panggilan dari Gareth Southgate, dan ini merupakan kiprah pertama kalinya di timnas Inggris. Performanya di Brentford di Liga Inggris jadi penyebab utamanya.

Musim ini, permainan Toney bersama The Bees cukup moncer. Ia telah mencatatkan delapan gol dan dua assist dari 13 laga di Liga Inggris.

Alhasil, Southgate melirik Toney untuk  diboyong ke Qatar. Southgate menilai Toney dapat menjadi opsi yang apik andai lini serang Inggris mengalami kebuntuan.

Menurut data Transfermarkt, Toney telah membesut Brentford selama dua musim. Ia hengkang dari Peterborough pada 2020 silam.

Toney sendiri telah diperiksa oleh Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) setelah dilaporkan terlibat judi sepakbola, Minggu (6/11/2022. Namun FA belum menetapkan Toney sebagai tersangka, dan penyelidikan masih terus berlangsung.

Diwartakan The Sun, pemain berusia 26 tahun itu diduga terlibat praktik perjudian di dunia sepakbola. Ia disinyalir pernah memasang taruhan dalam sebuah pertandingan tatkala masih membela Wigan dan Newcastle United.

"Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) baru-baru ini menyelidiki dugaan kasus perjudian yang melibatkan Ivan Toney. FA memeriksa ponsel pribadi Toney untuk mencari bukti-bukti atas spekulasi yang beredar," tulis The Sun.

 

Membantah

Meski memperbolehkan spnsor judi, FA melarang semua personel sepak bola ikut melakukan taruhan yang terkait dengan olahraga dalam kapasitas apa pun, di dalam atau di luar lapangan.

"Pemain tidak boleh bertaruh, baik secara langsung atau tidak langsung, atau menginstruksikan, mengizinkan, menyebabkan atau memungkinkan siapa pun untuk bertaruh pada hasil, perilaku atau aspek lain dari, atau kejadian dalam atau sehubungan dengan pertandingan sepakbola atau kompetisi," bunyi pernyataan FA.

Ivan Toney sendiri dengan tegas menyatakan bahwa dia tidak bersalah. Ia juga membahas tuduhan itu dalam sebuah posting Twitter pribadinya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Saya membantu FA dengan pertanyaan mereka, dan tidak akan membuat komentar apa pun sampai penyelidikan tersebut mencapai kesimpulannya," tulis Toney. "Saya orang Inggris yang bangga dan selalu menjadi impian saya untuk bermain untuk negara saya di Piala Dunia," katanya lagi. Ia berharap masalah ini tak membuat kesempatan memperkuat Timnas Inggris pupus. Apalagi, membela 'Tiga Singa' merupakan impiannya sejak kecil.

Halaman
Show All
Yo Kavya, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan