Influencer Bakal Banjiri Piala Dunia 2022 Qatar: Diminta Jadi 'Mata-Mata' Juga

Diberikan tiket, akomodasi gratis serta uang jajan selama turnamen berlangsung.

Diterbitkan 08 November 2022, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Qatar tentu berharap Piala Dunia yang mereka gelar berjalan lancar dan sukses. Berbagai cara pun dilakukan negeri kaya di Jazirah Arab tersebut, termasuk mendatangkan para influencer dari berbagai belahan dunia.

Sekitar 1600 fans dari negara-negara yang lolos ke Piala Dunia 2022 telah diundang meramaikan turnamen sepakbola terbesar sejagat tersebut.

Berdasarkan laporan terbaru, fans dari 32 negara peserta itu diminta menyanyikan yel-yel paling populer negara mereka (yang telah dipilih pihak penyelenggara).

Masing-masing diberi waktu 5 menit dalam upacara pembukaan Piala Dunia Qatar sebelum pertandingan pertama antara tuan rumah melawan Ekuador pada 20 November 2022.

"Kami akan berbagi lagu dari negeri peserta agar semua orang jadi makin kenal satu sama lain," ujar salah satu penyelenggara.

Sekitar 30 sampai 50 orang suporter akan dipilih untuk mewakilkan negara-negara peserta. Namun, nama-nama yang dipilih tidak terkait dengan "orang-orang yang punya agenda politik".

"Kamera akan bergantian fokus pada grup masing-masing negara. Bersiap dengan kostum, bendera dan syal untuk memberikan dukungan serta teriakan," lanjut panpel tersebut membocorkan.

Lalu fans-fans ini diminta tinggal selama dua pekan untuk menyebarkan kabar positif lewat sosial media menyangkut penyelenggaraan Piala Dunia Qatar.

Tidak tanggung-tanggung, seluruh biaya mereka ditanggung oleh Qatar.

Para fans ini diberikan tiket penerbangan ekonomi serta apartemen bernilai ribuan dollan untuk tinggal setidaknya sampai 4 Desember. Belum lagi uang jajan harian sebesar 250 Riyal (setara dengan Rp 1 juta).

Gratis Tapi Ada Aturannya

Projek pada upacara pembukaan ini adalah rencana jangka panjang panitia penyelenggara Piala Dunia 2022 yang diberi nama "Fan Leaders" dengan mendorong influencer sosial media menggunakan hastag "IAMAFAN".

Para fans kunci ini akan diminta juga mengunggah konten positif yang telah diberikan panpel Qatar dan mendukung Piala Dunia 2022 lewat 'likes' dan juga share berbagai unggahan pihak ketiga.

Namun, Qatar membantah menggunakan influencer ini sebagai corong mereka. "Kami tidak memaksa tetapi akan lebih baik hanya fokus pada kegiatan positif saja," tutur salah satu panpel.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Para influencer ini juga telah sepakat untuk melaporkan "berbagai komen kasar, menyinggung, menjelek-jelekkan" di sosial media pada komite penyelenggara dengan bukti tangkapan layar. Dalam pernyataannya, penyelenggara Qatar mereka telah berkonsultasi dengan Fan Leader Network beranggotakan 450 orang dari 59 negara untuk membantu meningkatkan tamu Piala Dunia. "Dengan semakin dekatnya turnamen, kami telah menyundang sejumlah influencer paling aktif untuk menjadi tamu dalam upacara pembukaan. Kami berterima kasih atas kolaborasinya," tulis pernyataan Qatari Supreme Committee for Delivery & Legacy.

Halaman
Show All
Anry Dhanniary, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan