Hingga saat ini, Salenko menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah Piala Dunia yang menjadi topskorer tapi hanya mentok di fase grup.
Meski bukan pemain beken, ini bukan kali pertama Salenko menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia. Sebelumnya, pemain kelahiran Leningrad (kini Saint Petersburg) ini merupakan topskorer Piala Dunia U-20.
Prestasi ini ia catatkan saat tampil bersama Uni Soviet di Arab Saudi. Kala itu, Salenko muda berhasil mencetak 5 gol.
Hingga saat ini, hanya Salenko yang tercatat sebagai pemain yang pernah menjadi topskorer Piala Dunia U-20 dan Piala Dunia level senior.
Hanya 7 Quattrick di Piala Dunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/701481/original/J_Fontaine.jpg)
Penyerang lain yang sukses mencatatkan namanya dalam sejarah adalah para pencetak empat gol alias quattrick. Hanya ada tujuh orang saja yang berhasil.
Paling pertama adalah penyerang Polandia, Ernst Wilimowski, ke gawang Brasil pada Piala Dunia 1938 di Prancis.
Ironisnya, empat gol tersebut gagal memberikan kemenangan. Polandia akhirnya kalah 5-6 pada babak perpanjangan waktu laga 16 besar tersebut.
Lalu berikutnya adalah Ademir seorang penyerang andalan Brasil yang tampil di Piala Dunia 1950.
Tampil di depan publiknya sendiri, empat gol berhasul dicetaknya dalam kemenangan 7-1 melawan Swedia dalam pertandingan terakhir fase grup.
Berikutnya adalah Sandor Kocsis saat membawa Hungaria menang 8-3 atas negara kuat, Jerman Barat, pada fase grup Piala Dunia 1954 di Swiss.
Hungaria terus melaju sampai ke babak final. Ironisnya, mereka gagal meraih gelar juara setelah kalah 2-3 di tangan Jerman Barat.
Sosok berikutnya adalah Just Fontaine, penyerang legendaris milik Prancis, saat hadapi (lagi-lagi) Jerman Barat di perebutan tempat ketiga Piala Dunia 1958.
Saat itu, Fontaine berhasil mencetak empat gol dalam kemenangan telak 6-3.
Quattrick Terakhir Piala Dunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/186950/original/img_butragueno-201.jpg)
Legenda Portugal, Eusebio, juga berhasil masuk ke dalam daftar bersejarah ini. Salah satu penampilan paling fantastis pemain berjuluk "Black Panther" di kancah Piala Dunia.
Selain empat golnya, Eusebio juga memperlihatkan pada dunia kemampuannya yang berhasil bikin Korea Utara kocar-kacir.
Empat golnya memberikan kemenangan 5-3 pada Piala Dunia 1966, membuat dirinya semakin disematkan sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di Eropa dan dunia.
20 tahun berselang, baru ada satu pemain lagi yang berhasil mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia yaitu legenda Spanyol, Emilio Butragueno.
Mungkin bagi generasi sekarang namanya lebih familiar sebagai salah satu pejabat Real Madrid, klub yang membesarkan namanya.
Tapi ternyata, ia juga punya kaki yang tajam ketika menggunakan kostum La Furia Roja milik Timnas Spanyol.
Salah satunya saat mencetak empat gol saat Spanyol berpesta gol 5-1 atas Denmark di babak 16 besar Piala Dunia Meksiko tahun 1986.
Dan hingga kini, itu adalah momen quattrick terakhir yang pernah tercipta sepanjang Piala Dunia. Mulai 1990 hingga 2018 belum pernah ada lagi pemain yang sukses cetak empat gol dalam satu laga.
Batistuta, Ronaldo hingga Kane Belum Bisa
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4173409/original/032212800_1664326572-0_AP22270728663474.jpg)
Pemain-pemain macam Gabriel Batistuta, Miroslav Klose, Pauleta, Gonzalo Higuain, Thomas Mueller, Xherdan Shaqiri, Cristiano Ronaldo dan paling mutakhir Harry Kane sudah berusaha.
Namun, mereka hanya berhasil mencetak tiga gol saja bagi negara yang mereka bela di Piala Dunia.
Menarik juga untuk ditunggu apakah akan ada pemain yang mencetak empat, lima atau bahkan enam gol dalam satu pertandingan di ajang Piala Dunia Qatar yang akan bergulir akhir tahun nanti.
Karena masih banyak nama pemain-pemain top yang akan menjadi andalan lini depan tim nasional negara-negaranya.
Maka dari itu, jangan ketinggalan untuk menonton Piala Dunia 2022 yang akan mulai bergulir 20 November hingga 18 Desember mendatang.
Jangan sampai kelewatan menjadi saksi sejarah yang bakal tersaji di Qatar!
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4088727/original/011840700_1661420896-220713_BOLA__Mencari_Raja_Dunia_di_Timur_Tengah_S.jpg)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5333221/original/001778100_1756612376-petani_milenial_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332053/original/033451400_1787629160-petani_milenial_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318340/original/035315600_1786092351-Screenshot_2026-08-07_154428.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2272537/original/021744000_1531023002-20180707-Messi-dan-Ronaldo-Ikut-Semarakkan-Laga-Rusia-Vs-Kroasia--AP-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543975/original/079501300_1775041828-Iran_vs_Nigeria_dan_Bolivia-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298208/original/016321900_1784152342-063_2286277957.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5308673/original/064337100_1754551857-THOMAS_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312462/original/075432400_1785494670-email-attachment_2026_07_31_ariefhakim-at-klyid_prabowo-subianto-sebut-semua-negara-gagal-karena-elitnya-ribut_1000393889.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482291/original/069866400_1769170838-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5221927/original/048236500_1747377679-75th-FIFA-Congress.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4007081/original/085437700_1650961647-20220426-PPATK-Ivan-Yustiavandana-10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509553/original/085740900_1771730511-gianni.jpg)