Menpora Zainudin Amali Kirim Ucapan Duka dari Bandung kepada Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Setidaknya 127 orang meninggal dunia dalam kericuhan usai laga Arema Vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022).

Diterbitkan 02 Oktober 2022, 11:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, masih berada di Bandung pasca tragedi Kanjuruhan, Malang yang menyebabkan sedikitnya 127 suporter meregang nyawa. Menpora Zainudin menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam terhadap korban yang meninggal dunia. 

"Pertama saya sampaikan kepada yang meninggal dunia rasa duka yang mendalam. Saya prihatin terhadap kejadian ini," kata Menpora Amali usai melepas 1.500 peserta lomba lari PR Ignite Paramarta, Charity Run For Every Heart Bandung 2022, di Halaman Gedung Merdeka Bandung, Jawa Barat, Minggu (2/10) pagi.

Menpora Amali berharap kejadian serupa tak terjadi lagi dikemudian hari. Menpora juga berharap edukasi-edukasi yang baik terhadap suporter kembali dimasifkan.

"Seharusnya ini tidak boleh lagi terjadi. Karena begitu sudah kita bebaskan pertandingan sepakbola dengan boleh ada penonton yang tadinya tanpa penonton, kemudian ada permintaan masyarakat supaya ada penontonnya tapi tidak bisa dijaga dengan baik," urai Menpora Amali.

"Sehingga edukasi-edukasi kepada para suporter dan penonton itu harus lebih dilakukan lebih masif lagi, disadarkan bahwa pertandingan olahraga baik sepakbola atau cabang olahraga apapun pasti ada yang memang dan ada yang kalah, sehingga apapun itu harus diterima," tegas Menpora Amali.

Menpora Amali sangat menyayangkan dan prihatin karena penyebabnya adalah ketidak terimaan suporter karena tim kesayangan mengalami kekalahan.

"Tentu saya sangat prihatin atas kejadian ini, apalagi sementara penyebabnya karena tidak terima tim sepakbola kesayangannya kalah, tidak boleh seperti itu. Ini olahraga, ini pertandingan yang hari ini bisa menang, besok juga bisa kalah," tegas Menpora Amali lagi.

"Tidak ada satu timpun yang ingin kalah, jadi jangan menyalahkan timnya apalagi pemainnya, pasti mereka sudah berusaha hanya mungkin lawannya mungkin lebih baik," pungkasnya.

 

Tragedi Kanjuruhan Malang

Tragedi Kanjuruhan, Malang, terjadi setelah pertandingan lanjutan Liga 1 antara Arema melawan musuh bebuyutan, Persebaya. Dalam duel ini, Arema kalah dengan skor tipis 2-3.

Kericuhan menyebabkan 127 orang meninggal dunia. Dua di antaranya diketahui adalah polisi.

PSSI telah menyatakan bakal mengusut insiden ini. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan atau akrab disapa Iwan Bule juga memutuskan untuk menghentikan kompetisi Liga 1 selama satu minggu. Selanjutnya, pihak PSSI juga bakal menurunkan tim untuk menginvestigasi kejadian tersebut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan