Sukses

Jadi Juara Dunia Panjat Tebing 2022, Veddriq Leonardo Makin Optimistis Tatap Olimpiade Paris

Liputan6.com, Jakarta Atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo kembali mengukuhkan dominasinya di nomor speed putra. Ia sukses meraih gelar juara dunia, meski langkahnya di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 seri Jakarta dihentikan oleh Kiromal Katibin.

Adapun Veddriq takluk di tangan rekan senegaranya dalam fase perempat final yang berlangsung pada Sabtu (24/9/2022). Atlet berusia 25 tahun tersebut mencatatkan waktu 5,153 detik, terpaut sangat tipis dari Kiromal yang mampu menorehkan 5,146 detik.

Kendati demikian, posisi Veddriq di tabel klasemen tidak tergoyahkan. Tambahan 545 angka yang diraihnya membuat Veddriq berhak atas podium juara dunia nomor speed putra.

Sebagai informasi, Veddriq Leonardo telah mengumpulkan 4.455 poin. Ia juga sanggup memenangkan dua seri kejuaraan dunia yang dihelat di Seoul, Korea Selatan (6–8 Mei 2022) dan Salt Lake City, Amerika Serikat (27–29 Mei 2022).

Sementara itu, peringkat dua ditempati oleh Kiromal Katibin dengan raihan 4.080 poin, disusul atlet panjat tebing asal Tiongkok Long Jinbao yang mengoleksi 3.105 angka.

Veddriq mengaku senang Indonesia mampu memborong gelar juara dunia sekaligus mengamankan medali emas dan perak nomor speed putra di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 seri Jakarta. Menurutnya, capaian tersebut membangun optimisme wakil Merah Putih jelang perhelatan Olimpiade Paris 2024.

“Saya senang hari ini dapat gelar juara dunia overall, dan juga meraih emas dan perak di (nomor) speed men (lewat Aspar Jaelolo dan Kiromal Katibin). Yang pasti ini membangun optimisme tim panjat tebing Indonesia untuk Olimpiade 2024,” ujar Veddriq.

“Tidak lama lagi, (di tahun) 2023, kami akan kualifikasi. Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia agar kami tetap bisa berlatih dan sukses sampai di Olimpiade,” sambungnya kepada awak media pasca seremoni kemenangannya pada Sabtu (24/9/2022).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 5 halaman

Andalan di Olimpiade

Nomor speed memang sejauh ini masih menjadi andalan panjat tebing Tanah Air jelang menghadapi Olimpiade Paris 2024. Nomor tersebut diharapkan mampu menyumbang torehan medali bagi kontingen Indonesia di ajang olahraga multi event terakbar sedunia.

Adapun nomor lain, yakni bouldering, terbilang masih cukup jauh dalam target prestasi FPTI. Sementara itu, lead diusahakan bakal memberi hasil positif di Olimpiade Los Angeles 2028.

“Tentu kita berharap bahwa dengan adanya investasi (pembinaan), maka hasilnya adalah atlet-atlet kita akan mendapatkan medali. Insya Allah untuk kategori speed,” ujar Ketua Umum FPTI Yenny Wahid dalam acara pembukaan Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022, Sabtu (24/9/2022).

“Kalau (untuk nomor) bouldering memang masih agak jauh, karena bouldering itu tingkat kesulitannya lumayan bagi para atlet kita. Ototnya berbeda, kemudian skill yang dibutuhkan juga berbeda dibanding speed.”

“Target kita terutama untuk lead dulu di Olimpiade Los Angeles 2028. Sekarang sudah ada lompatan peringkat. Jadi yang dulunya (atlet Indonesia berada di peringkat) 100-an, sekarang sudah 40-an dunia,” pungkasnya.

3 dari 5 halaman

Kejuaraan Dunia Panjat Tebing Jakarta

Sekadar informasi, Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 yang diselenggarakan di Tanah Air merupakan seri pemungkas IFSC Climbing World Cup 2022.

Berlangsung di Lot 16–17 SCBD, Jakarta, pada Sabtu (24/9/2022) hingga Senin (26/8/2022), kompetisi ini diikuti oleh setidaknya 200 atlet panjat tebing dari total 27 negara.

Indonesia selaku tuan rumah mengirim 42 atlet, yang terdiri atas 22 wakil speed dan 20 wakil lead untuk berlaga memperebutkan medali di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 seri Jakarta.

Ketum FPTI Yenny Wahid mengungkap bahwa penyelenggaraan IFSC Climbing World Cup di Tanah Air merupakan sarana untuk membawa keceriaan bagi masyarakat, setelah lebih dari dua tahun dilanda pandemi.

Untuk itu, FPTI selaku federasi panjat tebing dalam negeri bersyukur bisa diberi kepercayaan oleh IFSC untuk menyelenggarakan event berskala internasional ini.

4 dari 5 halaman

Apresiasi Menpora

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali juga mengapresiasi keberhasilan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dalam menyelenggarakan salah satu seri Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022 di Tanah Air. Pasalnya, Indonesia baru pertama kali mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah IFSC Climbing World Cup.

“Pemerintah mengapresiasi dan berterima kasih kepada Mbak Yenny sebagai Ketua Umum (Federasi) Panjat Tebing Indonesia (FPTI), yang sudah berusaha membawa Kejuaraan Dunia Panjat Tebing ke Tanah Air. (Itu) tidak mudah,” ungkap Menpora.

“(Itu) tidak mudah. Sekali lagi, tidak mudah untuk membawa satu perhelatan internasional (ke Tanah Air). Apalagi panjat tebing ini kan di dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), masuk di dalam cabor unggulan kita,” imbuhnya.

5 dari 5 halaman

Jadwal Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2022

Sabtu, 24 September 2022

11.00 WIB: Kualifikasi Speed

19.30 WIB: Final Speed

 

Minggu, 25 September 2022

09.00 WIB: Kualifikasi Lead

 

Senin, 26 September 2022

12.15 WIB: Semifinal Lead

19.15 WIB: Final Lead

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.