Sukses

Kontrak Lionel Messi Bocor, Barcelona Murka

Liputan6.com, Barcelona - Lionel Messi mengakhiri karier 21 tahun bersama Barcelona pada musim panas 2021. Pesepak bola berusia 35 tahun itu bergabung dengan Paris Saint-Germain dengan status bebas transfer setelah kontraknya berakhir di Camp Nou.

Namun, El Mundo dalam laporannya baru-baru ini mengungkapkan jika Messi membuat sembilan permintaan sebelum setuju untuk memperbarui kontraknya pada 2020. Laporan media Spanyol itu menyatakan superstar asal Argentina menginginkan perpanjangan kontrak tiga tahun.

Di kontrak baru itu, Messi menuntut bonus perpanjangan 8,7 juta pound atau sekitar Rp 146 triliun. Selain itu, dia juga meminta klausul pelepasannya dikurangi secara signifikan, dari 610 juta pound menjadi hanya 8.700 pound.

Di tengah gejolak keuangan Barcelona selama pandemi virus corona, pemenang Ballon d'Or tujuh kali tersebut juga menginginkan gajinya yang ditangguhkan dibayarkan kembali dengan bunga 3%. Selain itu, dia juga menuntut gaji bersihnya dinaikkan dari 65 juta pound menjadi 71,5 juta pound per tahun di dua musim berikutnya.

Permintaan lainnya komisi yang dibayarkan kepada saudaranya, Rodrigo Messi, untuk pekerjaannya sebagai agen, kotak pribadi di Camp Nou untuk keluarganya dan keluarga Luis Suarez. Selain itu, jet pribadi untuk menerbangkan keluarganya kembali ke Argentina saat Natal dan buat asisten pribadinya Pepe Costa.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Barcelona menerima

Menurut laporan El Mundo, Barcelona diduga menerima semua tuntutan Lionel Messi, kecuali dua. Blaugrana menolak membayar bonus penandatanganan 8,7 juta pound dan menurunkan klausul pelepasannya.

Raksasa Catalan sejak itu merilis pernyataan keras yang mengungkapkan kemarahan mereka dan mengatakan bahwa informasi yang bocor akan menjadi bagian dari prosedur peradilan.

"Sehubungan dengan informasi yang dipublikasikan di El Mundo dengan judul 'Barca Leaks, file rahasia klub', Barcelona menyatakan kemarahannya atas pembocoran informasi yang disengaja yang merupakan bagian dari proses hukum," bunyi pernyataan Barcelona seperti dikutip Sportsmole.

"Klub menyesal bahwa media yang bersangkutan membanggakan memiliki 'akses ke sejumlah besar dokumen dan email yang merupakan bagian dari penyelidikan 'Barcagate' ketika informasi ini belum dibagikan."

"Bagaimanapun, artikel tersebut membuat dokumen publik yang tidak ada hubungannya dengan kasus yang sedang berlangsung dan penggunaannya merupakan penghinaan terhadap reputasi dan kerahasiaan klub," bunyi pernyataan Barcelona selanjutnya.

"Untuk alasan itu, dan dengan tujuan melindungi hak-hak Barcelona, ​​departemen hukum klub sedang mempelajari langkah-langkah hukum yang perlu diambil."

 

3 dari 4 halaman

Dari email

Informasi yang bocor itu ditemukan dari email yang dikirim antara tim hukum Messi, ayahnya Jorge Messi, dan presiden Barcelona saat itu Josep Bartomeu.

Menyusul runtuhnya pembicaraan kontrak, satu email dari Jorge Messi ke Alfonso Nebot, direktur kantor yang mengelola kekayaan penyerang, berbunyi: "Biarkan mereka merasakan beban pedang di kepala mereka."

Messi, yang memiliki sisa kontrak kurang dari 12 bulan di Paris Saint-Germain, mengalami musim pertama yang agak menantang di Parc des Princes. Namun, ia tetap berhasil mencatatkan 11 gol dan 15 assist dalam 34 pertandingan di semua kompetisi dan juga meraih gelar Ligue 1 serta Piala Super Prancis.

Pemenang Ballon d'Or tujuh kali sejak itu membuat awal yang kuat untuk musim baru, mencetak enam gol dan memberikan delapan assist dalam 11 pertandingan. Dia akan berusaha untuk melanjutkan performanya ketika PSG kembali beraksi melawan Nice pada 1 Oktober.

4 dari 4 halaman

Peringkat

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS