Ratu Elizabeth II Meninggal, Pelatih Inggris Perbolehkan Para Pemain Timnas Telat Gabung Latihan

Gareth Southgate mengadakan pertemuan dengan para pemain senior untuk membahas persiapan timnas Inggris jelang Piala Dunia Qatar 2022. Salah satunya mengizinkan para pemain untuk menyaksikan upacara pemakaman ratu.

Diterbitkan 14 September 2022, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Dia menunjukkan kepada dunia apa artinya menjadi orang Inggris. Nilai-nilainya, martabatnya, ketahanannya adalah teladan bagi kita semua dan dia telah memberi kita stabilitas dan kepastian di saat-saat terbaik dan juga paling sulit," imbuhnya.

"Saya bangga memiliki dia sebagai pelindung kami dan menyanyikan God Save The Queen sebelum setiap pertandingan," tutupnya.

Surat Ratu untuk Timnas Inggris

Pada Euro 2020 lalu, Ratu Elizabeth II pernah mengirimkan surat dukungan kepada skuad Gareth Southgate jelang laga final melawan Italia.

Dalam suratnya, ia berharp agar Timnas Inggris mampu mengulangi prestasi setelah juara Piala Dunia 1966.

"Saya ingin menyampaikan ucapan selamat saya dan keluarga kepada Anda karena bisa mencapai final Piala Eropa," tulis Ratu.

"Dan semoga berhasil diiringi harapan bahwa sejarah akan mencatat bukan hanya keberhasilan Anda, tetapi juga semangat, komitmen dan harga diri yang sudah Anda tunjukkan,” tambahnya.

Sayangnya, keinginan Ratu Elizabeth II tak terwujud lantaran Timnas Inggris harus mengakui kekuatan Italia dengan skor imbang 1-1 dan dilanjutkan penalti dengan hasil 2-3.

Tapi, kegagalan itu berhasil dibayar oleh Timnas Wanita Inggris yang menjadi juara Euro 2022. Ratu menyambut bahagia dan mengucapkan selamat kepada pemain.

Penghormatan Qatar untuk Ratu

Meninggalnya Elizabeth II terjadi hanya beberapa bulan sebelum Piala Dunia 2022 Qatar dimulai.Ajang ini dijadwalkan berlangsung pada 20 November hingga 18 Desember.

Di Piala Dunia 2022 nanti, pemerintah Qatar akan menerangi tempat-tempat yang akan menjadi tuan rumah pertandingan grup Piala Dunia Inggris dan Wales sebagai penghormatan kepada Ratu Elizabeth II.

Penghormatan FIFA

Presiden FIFA Gianni Infantino berduka atas kematian Elizabeth II. Dia menyebutnya sebagai kehilangan besar bagi sepak bola.

“Kepada dunia, komunitas sepak bola kami menyesali hilangnya seorang pemimpin global yang terlibat dan mendorong semua orang yang ditemuinya," kata Infantino.

"Dan atas nama sepak bola di seluruh dunia, pikiran kami bersama keluarga kerajaan pada saat yang paling sulit ini,” sambung Infantino.

Beberapa liga sepak bola di Eropa , termasuk Liga Inggris, menangguhkan pertandingan selama akhir pekan ini untuk menghormati Ratu.

Selain itu, banyak pemain sepak bola dan klub menyampaikan belasungkawa setelah kematian Ratu Elizabeth II

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Jefry Hutabarat, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan