Keterpurukan Liverpool Diklaim Akibat Blunder Klopp dan Piala Dunia 2022

Robbie Fowler menyebut, Klopp telah merubah pola permainan timnya, untuk menyiasati jadwal musim ini yang menjadi padat karena adanya Piala Dunia 2022 Qatar.

Diterbitkan 12 September 2022, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Liverpool mengalami keterpurukan di awal musim Liga Inggris 2022/2023. The Reds hanya meraih dua kemenangan dari tujuh pertandingan mereka sejauh ini.

Liverpool berada di urutan ketujuh klasemen Liga Inggris dan baru saja menderita kekalahan telak 1-4 dari Napoli pada laga pembuka Liga Champions.

Badai cedera disebut sebagai faktor utama dibalik keterpurukan Liverpool saat ini. Jurgen Klopp kehilangan Diogo Jota, Jordan Henderson, Thiago Alcantara, Joel Matip, Ibrahima Konate, Naby Keita, Curtis Jones, Alex Oxlade-Chamberlain dan Fabio Carvalho.

Namun, ada hal paling utama yang dinilai menjadi penyebab performa Liverpool menyedihkan awal musim ini. Mantan striker Liverpool, Robbie Fowler meyakini situasi ini karena blunder Juergen Klopp.

Robbie Fowler menyebut, Klopp telah merubah pola permainan timnya, untuk menyiasati jadwal musim ini yang menjadi padat karena adanya Piala Dunia 2022 Qatar.

Piala Dunia 2022 berlangsung pada pertengahan musim, 20 November hingga 18 Desember mendatang.

Menurut Fowler, pada awal musim ini, permainan Liverpool tak seagresif musim lalu.

"Jarak yang ditempuh lebih sedikit dari setiap lawan sejauh musim ini. Berlari kurang intens, kurang sprint. Mengapa? Bukannya mereka tiba-tiba tidak bisa berlari, itu terlalu sederhana," kata Fowler, dilansir Mirro.

"Mungkin Klopp telah memutuskan untuk mencoba dan mengontrol permainan, berlari lebih sedikit untuk melihat mereka melalui musim yang konyol dengan Piala Dunia di pertengana musim," ucapnya.

Lini Tengah Kurang Mumpuni

Fowler juga menilai, kegagalan taktik yang dipakai Klopp musim ini karena kurangnya pengontrol di lini tengah setelah Thiago Alcantara dan Naby Keita mengalamai cedera.

"Itu tidak berhasil karena dia (Klopp) tidak memiliki pengontrol lini tengahnya yang sebelumnya dimainkan Thiago, Naby Keita dan Curtis Jones," ucap Fowler.

"Mungkin lebih sederhana dari itu. Mungkin musim panas yang lebih pendek dan periode pelatihan yang mereka miliki setelah musim yang panjang," jelasnya.

Klopp Minta Maaf

Sebelumnya, Klopp secara khusus sudah meminta maaf kepada suporter usai pertandingan melawan Napoli di Liga Champions, Kamis (8/9/2022).

Dia menyesal tidak mampu membalas pengorbanan para pendukung The Reds yang sudah jauh-jauh terbang ke Napoli demi menyaksikan timnya bertanding.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Alih-alih pulang dengan hati gembira. Para pendukung The Reds justru disuguhi kekalahan menyakitkan. Dalam laga di Stadion Diego Armando Maradona, Kamis (8/9/2022), Liverpool dipaksa menyerah 1-4. "Penerbangan dari Liverpool ke Napoli sangat panjang. Untuk semua yang mereka investasikan, saya 100 persen mengerti kalau (kekalahan) itu adalah malam yang sangat mengecewakan. Tentu saja tidak lepas tangan, saya meminta maaf untuk itu," kata Klopp kepada Liverpoolfc.com usai pertandingan. "Saya pikir masalah yang kami hadapi pada malam ini sudah jelas. Nomor satu, Napoli memainkan permainan yang sangat bagus dan kami memainkan permainan yang sangat buruk," bebernya.

Halaman
Show All
Muhammad Yanto, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan