Final IBL 2022: Sejarah Akan Tercipta di C-Tra Arena Bandung

Pertemuan ini adalah ulangan final musim lalu yang dimenangkan Satria Muda.

Diterbitkan 27 Agustus 2022, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Satria Muda memang tim terbaik, kami adalah tim underdog. Kalau mau jadi juara harus kalahkan tim terbaik, dan kami siap melakukannya untuk jadi yang terbaik,” kata pelatih Pelita Jaya, Fictor Roring.

Ito juga memulai kedua tim sudah saling tahu kekuatan. Tim yang siap akan memenangkan final ini.

“Setiap tim pasti sudah tahu kekuatan lawan di kompetisi ini, hal yang membedakan adalah soal eksekusi,” cetusnya.

Bag

i PJ, final ini membuka peluang mereka mendapatkan gelar keempat sepanjang sejarah tim. Sebelumnya, PJ sudah pernah juara liga di tahun 1990, 1991, dan 2017.

Laga pertama babak final IBL 2022 pun akan digelar pada 27 Agustus 2022, sementara laga kedua akan digelar pada 28 Agustus. Jika masing-masing tim meraih satu kemenangan dalam dua laga ini, maka gim 3 akan digelar pada 30 Agustus 2022.

Lebih Banyak Gim

Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah mengatakan, tahun 2022 ini IBL menjadi cabang olahraga pertama yang bergulir dengan kehadiran penonton. Sedangkan pada 2021 lalu, babak playoff hingga final harus diselesaikan dengan sistem gelembung dan dengan keterbatasan penonton.

"Jumlah peserta meningkat, jumlah pertandingan pun meningkat,” ucap Junas.

Dia menjelaskan, musim lalu tercatat 97 gim. Sementara musim ini terselenggara 176 gim.

“Sebenarnya tahun ini kami berencana babak playoff hingga final bisa berlangsung dengan sistem home and away, tetapi situasi berubah akibat perkembangan Covid-19. Harapannya tahun depan bisa berlangsung dengan sistem home and away,” tuturnya.

Berlangsung di satu tempat, C-Tra Arena Bandung, sambutan dari pecinta bola basket ternyata luar biasa. Mereka memadati stadion guna memberi dukungan kepada tim kesayangan masing-masing, atau ingin menikmati serunya setiap pertandingan.

“Babak playoff hingga semifinal, stadion penuh dengan pecinta bola basket. Dengan sistem satu tiket per game jumlah penonton mencapai 21 ribu orang. Laga final antusiasme akan lebih besar, pertandingan akan lebih seru dan kedua tim memiliki massa pendukung cukup besar,” ujarnya.

Pada acara final, IBL juga akan merilis film dokumenter tentang bagaimana menjalankan kompetisi di masa pandemi sejak 2020 yang kemudian menjadi titik balik kebangkitan. “Kami akan tunjukkan thriller film dokumenter tersebut pada malam final. Film tersebut bisa ditonton pada bulan September di channel IBL TV,” katanya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Huyogo Simbolon, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan