Sukses

Update Covid-19 Kamis, 4 Agustus 2022: Kasus Positif Bertambah 6.527 dan Sembuh 6.664

Liputan6.com, Jakarta - Kasus Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat. Kamis 4 Agustus 2022, penambahan kasus positif tercatat 6.527 sehingga akumulasinya menjadi 6.229.315 terhitung sejak Maret 2020.

Penambahan juga terjadi pada kasus sembuh dari Covid-19, yakni 6.664. Sehingga akumulasinya kini menjadi 6.021.549.

Namun, kasus meninggal juga masih bertambah. Hari ini, penambahannya tercatat 14 sehingga akumulasinya menjadi 157.060.

Sedangkan kasus aktif turun sebanyak 151 sehingga totalnya menjadi 50.706. Data juga menunjukkan jumlah spesimen sebanyak 125.756 dan suspek 7.222.

Laporan data sebaran Covid-19 juga merinci penambahan kasus terbanyak di lima provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Bali. DKI Jakarta hari ini melaporkan 2.814 kasus baru dan 4.000 orang telah sembuh.

Sementara Jawa Barat bertambah 1.436 kasus positif dan 722 orang dinyatakan sembuh. Banten tercatat 861 kasus konfirmasi baru dan 725 orang sembuh.

Sedangkan Jawa Timur 482 kasus positif baru dan 409 pasien telah dinyatakan sembuh. Adapun Bali ada 197 kasus baru dan 225 sembuh.

Provinsi lain menunjukkan penambahan kasus di angka satuan dan puluhan. Tetapi, Bengkulu dan Gorontalo tanpa penambahan kasus baru sama sekali.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Global

Kendati kasus Covid-19 di Indonesia masih naik, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan secara global jumlah kasus mingguan per 25 hingga 31 Juli 2022 turun 9 persen dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

Tercatat lebih dari 6,5 juta kasus baru dilaporkan pekan ini. Sedangkan jumlah kematian baru mingguan tetap stabil dengan lebih dari 14.000 kematian dilaporkan.

Menurut Covid-19 Weekly Epidemiological Update Edition 103 yang dipublikasikan 3 August 2022, lebih dari 574 juta kasus yang dikonfirmasi dan lebih dari 6,3 juta kematian telah dilaporkan secara global.

Di tingkat regional, jumlah kasus baru mingguan dilaporkan meningkat di sejumlah wilayah. Wilayah Pasifik Barat bertambah 20 persen dibanding minggu sebelumnya. Sementara Wilayah Afrika bertambah 5 persen

Sedangkan penurunan terjadi di wilayah Eropa, yakni 35 persen. Wilayah Mediterania Timur turun 12 persen, Asia Tenggara turun 2 persen, Amerika juga turun 2 persen.

Sementara untuk jumlah kematian mingguan baru ada peningkatan di wilayah Pasifik Barat dengan bertambah 44 persen. Wilayah Mediterania Timur bertambah 26 persen, Asia Tenggara 20 persen, Afrika 12 persen.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 3 halaman

Kasus baru dan kematian

Penurunan jumlah kematian mingguan terjadi di Wilayah Eropa yang menurun 26 persen. Jumlah kematian mingguan baru di Wilayah Amerika serupa dengan angka yang dilaporkan selama minggu sebelumnya.

Di tingkat negara, jumlah tertinggi kasus baru mingguan dilaporkan Jepang dengan 1.379.099 kasus baru atau bertambah 42 persen. Amerika Serikat dengan 923.366 kasus baru atau bertambah 2 persen. Republik Korea 564.437 kasus baru atau bertambah 25 persen.

Sedangkan penurunan terjadi di Jerman yang melaporkan 459.724 kasus baru atau turun 26 persen dari minggu sebelumnya. Italia 394.583 kasus baru atau turun 26 persen.

Sedangkan jumlah kematian mingguan baru tertinggi di tingkat negara dilaporkan Amerika Serikat dengan 2.626 kematian baru. Tapi jika dibandingkan minggu lalu, jumlah ini lebih rendah 10 persen.

Brasil 1.827 kasus kematian baru artinya ada penambahan 31 persen. Italia 1.205 kematian baru atau bertambah 27 persen. Jepang 655 kasus kematian baru atau bertambah 141 persen. Sedangkan Australia melaporkan 637 kematian baru atau bertambah 24 persen.

"Tren saat ini dalam kasus dan kematian Covid-19 yang dilaporkan harus ditafsirkan dengan hati-hati seperti yang dilakukan beberapa negara yang telah secara progresif mengubah strategi pengujian Covid-19," mengutip Covid-19 Weekly Epidemiological Update Edition 103, Kamis (4/8/2022).