Kilas Balik Piala Dunia 2006: Hujan Kartu di Nuremberg

Pertandingan 16 besar antara kesebelasan Portugal dan Belanda pada Piala Dunia 2006 di Jerman yang dikenal dengan julukan “Battle of Nuremberg” atau “Pertempuran Nuremberg” versi lapangan hijau merupakan contoh nyata sebuah laga yang menyisakan rasa kurang sedap di mulut pencinta sepak bola.

Diterbitkan 27 Juli 2022, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Layaknya perang, pertandingan yang terjadi di Frankenstadion Nuremberg tanggal 25 Juni 2006 itu berlangsung panas. Tidak ada permainan cantik dari kedua tim yang berlaga atau gol-gol indah yang tercipta dari kaki atau kepala para pemain. Sebaliknya, laga justru hujan kartu sepanjang pertandingan dan tercatat sebagai rekor kartu terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Lantas siapa yang bertanggung jawab di balik hujan kartu di Nuremberg? Dia adalah sang pemimpin pertandingan, wasit Valentin Ivanov yang mengeluarkan 16 kartu kuning dan empat kartu merah dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Portugal lewat gol Maniche pada menit ke-23. Sebelum pertandingan, wasit asal Rusia itu memang dikenal memiliki reputasi keras dalam memimpin sebuah laga. Ia bahkan disebut-sebut tak segan untuk memperingatkan para pemain sebelum pertandingan dimulai.

Atmosfer Kerasnya Laga Tercium Sejak Awal Pertandingan

Kerasnya pertandingan sudah tercium bahkan sejak menit ke-2 laga babak pertama bergulir. Kala itu wasit mengeluarkan kartu kuning pertamanya untuk pemain Belanda Mark Van Bommel setelah menekel Cristiano Ronaldo dari belakang. Lima menit kemudian, Ronaldo yang kala itu digadang-gadang sebagai The Rising Star Piala Dunia Jerman kembali menjadi sasaran pemain Belanda. Kali ini bek Tim Oranye Khalid Boulahrouz dengan sengaja menghadang Ronaldo dengan kakinya dari depan. Pelanggaran terhadap Ronaldo itu seakan menjadi penanda resmi dimulainya Pertempuran Nuremberg. Nahas bagi Ronaldo, bintang Selecao itu tak dapat melanjutkan pertandingan setelah terpaksa ditarik keluar lapangan digantikan Simao pada menit ke-33. Ronaldo meninggalkan lapangan sambil berlinang air mata.

Berselang tiga menit dari kartu kuning yang diterimanya atas pelanggaran terhadap Van Bommel, Maniche menjadi pahlawan Portugal setelah tendangan kerasnya bersarang di gawang Belanda yang dijaga Edwin Van Der Sar. Pertempuran babak pertama berakhir dengan satu gol untuk Portugal, 2 kartu kuning untuk Belanda, 2 kartu kuning untuk Portugal, dan satu kartu merah untuk Portugal setelah Costinha mendapat kartu kuning ke-2 akibat sengaja menghalau bola dengan tangannya sesaat sebelum turun minum. Kartu kuning pertama diterima Costinha pada menit ke-31 akibat pelanggaran keras terhadap Philip Cocu.

Hujan Kartu Berlanjut

Debu belum sempat mereda ketika para pemain kembali ke lapangan setelah turun minum. Permainan keras kedua tim yang sebelumnya berlaga di semifinal Euro 2004 itu berlanjut segera sesaat setelah kedua tim kembali merumput.. Hasilnya tiga kartu kuning dikeluarkan wasit Ivanov hanya dalam rentang waktu 10 menit setelah peluit babak ke-2 dibunyikan. Petit diganjar kartu kuning pada menit ke-50 diikuti oleh Giovanni Van Bronckhorst dan bintang Real Madrid Luis Figo yang kedapatan menanduk Van Bommel pada menit ke-60.

Situasi di lapangan kian memanas ketika tiga menit berselang, giliran Figo yang dilanggar oleh Boulahrouz yang kemudian diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning ke-2. Insiden kartu merah Boulahrouz tak hanya memicu perselisihan keras di tengah lapangan. Keributan juga menjalar ke bangku pemain.

Sementara itu, hujan kartu di langit Nuremberg kian menjadi. Wasit garis keras Ivanov kembali menghamburkan enam kartu kuning dan satu kartu merah hanya dalam rentang waktu lima menit. Kartu merah ketiga pada laga sengit itu menjadi milik gelandang Portugal, Deco. Deco pun keluar lapangan pada menit ke-78, lima menit setelah ia menerima kartu kuning pertamanya.

Pertempuran Nuremberg ditutup dengan kartu merah pada masa injury time. Van Bronckhorst menjadi pemain ke-4 yang diusir wasit Ivanov setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran yang dilakukannya terhadap Tiago hanya beberapa saat sebelum peluit panjang dibunyikan. Gol tunggal Maniche seakan menjadi satu-satunya pemanis dalam laga keras itu. Selecao pun melaju ke perempat final Piala Dunia 2006.

Pemandangan Menyejukkan Usai Laga

Ada momen unik yang tertangkap kamera di pinggir lapangan usai Van bronckhorst diusir keluar lapangan pada detik-detik akhir pertandingan. Van Bronckhorst dan Deco yang merupakan rekan setim di La Liga (saat itu keduanya bermain untuk Barcelona) sempat tertangkap kamera duduk bersebelahan dan tampak asyik berbincang di pinggir lapangan. Pemandangan menyejukkan itu seakan menegaskan bahwa pada akhirnya sepak bola hanyalah sebuah permainan.

Daftar Lengkap Penerima Kartu

● Mark Van Bommel (BEL) menit ke-2 (Kartu kuning)

● Khalid Boulahrouz (BEL) menit ke-7 (Kartu kuning)

>● Maniche (POR) menit ke-20 (Kartu kuning)

● Costinha (POR) menit ke-31 (Kartu kuning)

● Costinha (POR) menit ke-46(Kartu kuning ke-2 = Kartu merah)

● Petit (POR) menit ke-50 (Kartu kuning)

● G

iovanni Van Bronckhorst (BEL) menit ke-59 (Kartu kuning)

● Luis Figo (POR) menit ke-60 (Kartu kuning)

● Khalid Boulahrouz (BEL) menit ke-63 (Kartu kuning k-2 = Kartu merah)

● Deco (POR) menit ke-73 (Kartu kuning)

Wesley Sneijder (BEL) menit ke-73 (Kartu kuning)

● Rafael Van Der Vaart (BEL) menit ke-74 (Kartu kuning)

● Ricardo (POR) menit ke-76 (Kartu kuning)

● Nuno Valente (POR) menit ke-76 (Kartu kuning)

Deco (POR) menit ke-78 (Kartu kuning ke-2 = Kartu merah)

● Giovanni Van Bronckhorst (BEL) menit ke-96 (Kartu kuning ke-2 = Kartu merah)

 

 

 

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dania Sakti, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan