Reinier de Ridder, Juara Dunia ONE dengan Rekor Tak Terkalahkan

Reinier memiliki rekor tidak terkalahkan sejak bergabung dengan ONE Championship pada tahun 2018 lalu.

OlehThomas
Diperbarui 15 Juli 2022, 05:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Terbaik

Dalam berbagai kesempatan, De Ridder selalu menyebut jika dirinya adalah petarung terbaik di dunia. Dan ia punya segudang bukti untuk mendukung ucapannya.

Namun, De Ridder bukanlah sosok yang cepat berpuas diri. Kurang dari setahun, ia langsung mempertaruhkan sabuk emas middleweight miliknya dengan meladeni tantangan Juara Dunia ONE Welterweight Kiamrian Abbasov yang mencoba naik satu divisi demi menjadi juara di dua kelas berbeda.

Secara meyakinkan, “The Dutch Knight” kembali menunjukkan dominasinya dan meraih kemenangan di detik 57 ronde ketiga pada 25 Februari lalu.

Masih merasa belum cukup, De Ridder menantang legenda BJJ Andre Galvao dalam sebuah laga submission grappling di ONE X pada Maret lalu. Ia mampu mengimbangi sang lawan dan hingga batas waktu berakhir, tak ada pemenang dan laga pun dinyatakan sebagai imbang.

De Ridder tentu akan bertekad menjaga tren positif itu. Namun, ia akan menghadapi lawan sepadan dalam diri Vitaly Bigdash yang juga sama-sama memiliki kemampuan ciamik dalam grappling. Bigdash memegang rekor 12-2, dengan catatan 4 KO/TKO, 6 kuncian, dan 2 sisanya lewat penilaian juri.

Meski fokusnya adalah untuk memenangkan laga mendatang, ia sudah memiliki tujuan lain – mencetak sejarah dengan menjadi juara tiga divisi. De Ridder mengaku tak kesulitan menambah berat badan demi naik ke divisi heavyweight dan menantang sang pemilik sabuk saat ini – Arjan Bhullar.

Para Monster

“Saya sudah sering mengatakan ini. Tapi, ayolah, beri saya kesempatan di heavyweight,” ujar atlet kelahiran Breda ini.

“Saya berharap [mendapatkan] Bhullar. Bhullar adalah laga yang menarik. Saya tak dapat berbicara terlalu banyak tentang prediksi, tapi saya tentu saja sangat yakin dengan apa yang saya lakukan.”

Divisi heavyweight sendiri saat ini diisi para monster. Selain Bhullar sebagai penguasa takhta, ada nama Anatoly Malykhin yang juga menyandang sabuk interim. Selain itu, nama-nama besar seperti Amir Aliakbari, Marcus Almeida, Kirill Grishenko, Mauro Cerilli dan tentu saja Brandon Vera masih bercokol di sana.

 

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan