Jadi Satpam Klub Striptis, Mantan Penyerang Timnas Indonesia Jhonny van Beukering: Saya Pindah dari Surga ke Neraka

Demi bertahan hidup mantan penyerang Timnas Indonesia, Jhonny van Beukering memanfaatkan setiap kesempatan. Mulai dari melatih klub sepak bola amatir, mengajar di klinik mental, hingga penjaga klub striptis.

Diterbitkan 21 Juni 2022, 18:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Di antaranya Vitesse, Go Ahead Eagles, Feyenoord. Secara keseluruhan ia tampil 173 kali. Ia juga pernah dua kali menjadi juara di liga kasta kedua Belanda.

Setelah itu, Van Beukering hijrah ke Indonesia dan bergabung dengan Pelita Jaya 4 Maret 2011 dengan durasi tiga musim. Ia kemudian resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada 10 Oktober 2011.

Balik ke Belanda

Setelah dari Pelita Jaya, ia kembali lagi ke klub Belanda, FC Dordecht. Tapi, performa ganasnya tak kembali lantaran kerap dibekap cedera.

FC Dordecht menjadi klub terakhir Van Beukering. Dia kemudian memutuskan pensiun di usia 28 tahun dan sempat melanjutkan kiprahnya dengan menjadi pelatih klub amatir setempat.

 

Era Djohar Arifin

Van Beukering menjadi WNI dan masuk anggota skuad Piala AFF 2012 kala PSSI era Djohar Arifin. Jalan pintas diambil PSSI lantaran dilanda dualisme sehingga tidak bisa memanggil semua pemain terbaiknya.

Sayangnya, Van Beukering tak memberikan dampak positif untuk Timnas indonesia. Dia cuma bermain sekali di Piala AFF dan Indonesia tersingkir di fase grup.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Yanto, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan