Sukses

Bakal Pindah ke KTM, Jack Miller Siapkan Kado Perpisahan Spesial Bagi Ducati

Liputan6.com, Jakarta Mulai musim depan, pembalap Australia, Jack Miller bakal bergabung dengan Red Bull KTM Factory Racing. Setelah bertahun-tahun memperkuat Ducati, Miller menggapap kini waktu yang tepat untuk hengkang. 

Kabar kepindahan Miller ke KTM sebenarnya sudah mencuat sejak MotoGP Prancis di Le Mans. Hanya saja, pengumuman resmi soal penandatangan kontrak tersebut baru diumumkan pada Kamis (9/6/2022) sore. 

Miller sudah menjadi pembalap Ducati sejak 2018. Dia menjelaskan bahwa dia tidak akan pernah melupakan momen-momen selama bersama Ducati. Pembalap berkebangsan Australia tersebut juga mengungkap bahwa Ducati adalah satu-satunya tim yang membawanya memboyong banyak gelar. 

“Ini telah menjadi lima tahun yang sangat penting bagi saya bersama dengan Ducati. Saya telah mencapai beberapa podium, termasuk dua kemenangan yang tidak akan pernah saya lupakan,” ucap Miller dilansir dari Motosan

“Selain dua kejuaraan konstruktor, gelar tim dan finis keempat di kejuaraan, flasifikasi terbaik saya yang pernah ada di MotoGP.” 

Pembalap yang berusia 27 tahun itu juga sangat antusias terhadap tantangan baru yang akan dihadapi kedepannya bersama dengan KTM. 

"Tahun depan saya memiliki tantangan baru di depan saya, tetapi saat ini saya hanya berpikir untuk menyelesaikan musim ini dengan tim saya dengan cara terbaik.”

Hijrah ke KTM, Miller praktis sudah membela tiga pabrikan berbeda sejak debut di MotoGP pada 2015. Sebelumnya Miller pernah bersama Honda. Pindah ke KTM, Miller akan reuni dengan mantan bos Pramac Ducati Francesco Guidotti yang menjabat sebagai manajer Red Bull Factory Racing Team sejak awal taun ini.

2 dari 3 halaman

Pesan Manajer Umum Ducati ke Miller

Sementara itu, Manajer umum Ducati, Luigi Dall’lgna mengatakan, Miller merupakan pembalap yang sangat berbakat dan mempunyai kepribadian yang baik dan setia dalam setiap komitmen yang telah dia janjikan. 

“Miller adalah pembalap yang sangat berbakat, yang selalu mampu menafsirkan GP Desmosedici dengan sangat baik, tetapi di atas semua itu dia adalah orang yang sangat baik dan setia dan kami selalu dapat mengandalkan komitmenya.” 

Lebih lanjut, manajer umum Ducati tersebut juga menjelaskan bahwa bersama Miller, Ducati sudah mencapai banyak hal-hal yang penting. 

“Bersama dengan Jack, kami memiliki lima musim yang sangat bagus, di mana kami telah mencapai hal-hal yang sangat penting bagi kami, seperti dua gelar konstruktor pada tahun 2020 dan 2021, gelar tim tahun lalu, dan dua kemenangan berharga di Jerez dan Le Mans.” 

Sebagai informasi, saat ini Miller berada di peringkat kesembilan klasemen pembalap dengan koleksi 65 poin. Ia sudah merasakan dua podium di MotoGP 2022. Di MotoGP Mandalika, Miller hampir mencapai podium. Dia mengawali balapan di urutan kesembilan dan mengakhiri di urutan keempat. 

3 dari 3 halaman

Klasemen Pembalap

Posisi-Pembalap-Asal-Tim (Motor)-Poin

1 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) 147

2 Aleix Espargaro SPA Aprilia Racing (RS-GP) 125

3 Enea Bastianini ITA Gresini Ducati (GP21) 94

4 Johann Zarco FRA Pramac Ducati (GP22) 91

5 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP22) 81

6 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) 73

7 Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 69 8 Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 69

9 Jack Miller AUS Ducati Lenovo (GP22) 65

10 Marc Marquez SPA Repsol Honda (RC213V) 60

11 Miguel Oliveira POR Red Bull KTM (RC16) 57

12 Jorge Martin SPA Pramac Ducati (GP22) 51 (-91)

13 Maverick Viñales SPA Aprilia Racing (RS-GP) 46

14 Luca Marini ITA Mooney VR46 Ducati (GP22) 41

15 Pol Espargaro SPA Repsol Honda (RC213V) 40

16 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 38

17 Marco Bezzecchi ITA Mooney VR46 Ducati (GP21) 30

18 Alex Marquez SPA LCR Honda (RC213V) 26

19 Franco Morbidelli ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 22

20 Darryn Binder RSA WithU Yamaha RNF (YZR-M1) 10

21 Fabio di Giannantonio ITA Gresini Ducati (GP21) 8

22 Andrea Dovizioso ITA WithU Yamaha RNF (YZR-M1) 8

23 Remy Gardner AUS KTM Tech3 (RC16) 8

Penulis: Jesslyn Koesman