Sukses

Mesut Ozil Kirim Pesan ke Fenerbahce soal Masa Depannya

Liputan6.com, Jakarta Manajer baru Fernerbahce, Jorge Jesus telah menyarankan bahwa mantan bintang Arsenal, Mesut Ozil tidak memiliki masa depan di klub setelah penunjukannya baru-baru ini. Pemain berusia 33 tahun itu belum tampil untuk tim Turki sejak Maret setelah perselisihan kebugaran dengan pelatih kepala sementara Ismail Kartal. 

Setelah insiden itu, Kartal menjauhkan Ozil dari tim awal dan berbicara pada hari Rabu. Jesus dilansir dari Metro mengatakan: “Dia memiliki waktunya dan ruangnya. Dia memiliki sejarah yang indah di Turki, tidak ada yang bisa mengambilnya darinya.” 

“Dia adalah pemain terkenal di seluruh dunia. Tapi saya akan mengikuti dengan tepat apa yang merupakan akhir dari era Ozil," ucap Jesus."Yang paling penting di sini bukanlah pelatih Jorge Jesus, yang terpenting di sini bukanlah pemain Ozil, yang terpenting di sini bukanlah pemain mana pun.

'Yang paling penting di sini adalah Fenerbahce dan dari sanalah saya membangun ide-ide saya dan para pemain yang datang untuk bekerja dengan saya.'

2 dari 3 halaman

Masa Depan Mesut Ozil

Sejak bergabung dengan Fenerbahce dengan status bebas transfer tahun lalu, Ozil telah membuat 36 penampilan dan mencetak sembilan gol. Setelah itu, kepindahan Ozil ke Turki digembar-gemborkan sebagai awal baru bagi sang gelandang. 

Namun, bentroknya dia dengan Ismail Kartal telah menimbulkan keraguan serius pada masa depannya. Pemain Jerman itu memiliki dua tahun tersisa dalam kontraknya di Istanbul dan akan sulit untuk melanjutkannya. 

Setelah menandatangani kontrak baru senilai £350.000 per minggu di Arsenal pada Januari 2018, Ozil tetap berada di klub untuk beberapa waktu meskipun dibekukan. Dilansir dari Daily Mail, agennya Dr Erkut Sogut mengungkapkan sang pemain tidak ingin meninggalkan Fenerbahce. 

"Dia memiliki dua tahun lagi dalam kontraknya, dia ingin tinggal di Fenerbahce, dia tidak ingin pergi ke mana pun," katanya.

“Dia selalu berada di dalam dan di luar (lapangan di Fenerbahce). Mesut menginginkan 90 menit, seperti pemain mana pun.” 

“Pelatih tidak memberinya banyak waktu, mereka bertengkar dan berselisih. Tapi dia profesional, dia tahu apa yang terjadi dan dia tidak bodoh.” 

3 dari 3 halaman

Berkunjung ke Indonesia

Baru-baru ini, mantan pemain Real Madrid dan Arsenal ini juga sempat mengunjungi Indonesia. Kedatangan perdana Mesut Ozil ke Indonesia ini merupakan bagian dari agenda kolabrasinya dengan Concave Indonesia. 

Awalnya, kunjungan Ozil ke Indonesia turut memuncukan isu bahwa dia akan melanjutkan karier di sini. Pasalnya dalam beberapa bulan terakhir Ozil sempat dikaitkan dengan klub milik Raffi Ahmad, Rans Cilegon FC. 

Rupanya Ozil tidak memprioritaskan Rans Cilegon FC. Ozil justru lebih tergoda membela Bali United jika suatu hari berkesempatan bermain di Indonesia. 

Penulis: Jesslyn Koesman