Sukses

Deretan 5 Klub Jawara Liga Champions yang Kini Terlupakan

Liputan6.com, Jakarta Liga Champions merupakan ajang bertemunya klub-klub terbaik di dataran Eropa. Ajang ini pertama kali digelar pada musim 1955/56. Hingga kini, sudah terdapat 22 tim berbeda yang berhasil menjadi Raja Eropa.

Real Madrid adalah tim tersukses di Liga Champions, klub asal Spanyol tersebut telah berhasil mengoleksi 13 trofi di ajang ini. Di bawahnya ada AC Milan dengan 7 trofi, lalu ada Bayern Munchen dan juga Liverpool yang masing-masing mengoleksi 6 trofi.

Selain deretan klub top tersebut, ternyata ada beberapa klub yang pernah merengkuh gelar juara Liga Champions dan menjadi penguasa benua biru yang nasibnya kini terlupakan. Apa saja deretan klub tersebut? Berikut ini daftarnya.

2 dari 6 halaman

1. Feyenoord

Selain Ajax Amsterdam, Belanda juga punya satu klub yang pernah mengukir tinta emas di Liga Champions. Tim asal Rotterdam, Feyenoord meraih gelar juara Liga Champions pada musim 1969/70. Kepastian menjadi jawara Liga Champions didapatkan setelah mengalahkan klub asal Skotlandia, Celtic FC dengan skor 2-1 di Giuseppe Meazza, Milan.

Kenangan manis Feyenoord di Benua Biru pada awal 70-an itu kini terlupakan. Dalam beberapa musim terakhir, Feyenoord belum bisa kembali berkompetisi di sana, mereka kalah dengan klub Belanda lainnya, Ajax dan PSV dalam perebutan tiket Liga Champions.

Terakhir kali Feyenoord tampil di Liga Champions adalah musim 2012/13. Mereka pun hanya sanggup mencapai putaran ketiga kualifikasi.

3 dari 6 halaman

2. Aston Villa

Setelah berhasil menjuarai Liga Inggris pada musim 1980/81, cerita manis Aston Villa pun berlanjut di Eropa. Secara mengejutkan, klub yang kini dilatih oleh Steven Gerrard ini keluar sebagai juara Liga Champions musim 1981/82.

Di final, mereka berhasil menaklukan raksasa asal Jerman, Bayern Munchen, dengan skor 1-0 dalam laga final yang digelar di De Kuip Stadium, Feyenoord, Belanda. Selanjutnya, gelar Liga Champions mengahantarkan mereka bertemu dengan Barcelona dalam laga Piala Super UEFA.

Dalam pertandingan yang berlangsung dua leg tersebut, Aston Villa kembali berhasil meraih trofi setelah menang dengan agregat 3-0. Musim tersebut, Aston Villa menasbihkan sebagai rajanya Eropa.

4 dari 6 halaman

3. FK Crvena Zvezda

Klub yang juga dikenal dengan nama Red Star Belgrade ini sukses menjuarai Liga Champions pada 1990/1991. Final yang dihelat di San Nicola, Bari, mereka berhasil mengalahkan klub asal Prancis, Olympique Marseille dengan skor 5-3 di babak adu penalti.

Kenangan tersebut sekarang sudah lenyap. Memang, mereka masih aktif berkompetisi di Eropa, seperti musim ini di Liga Europa. Namun, tidak ada prestasi spesial yang tercipta. Di Liga Champions, penampilan terakhir klub yang pernah dibela oleh Sinisa Mihajlovic ini pada 2019/2020 lalu dan itu pun terhenti pada babak grup.

5 dari 6 halaman

4. Nottingham Forrest

Klub asal Inggris ini pernah meraih gelar Liga Champions back to back pada musim 1978/79 dan 1979/80. Prestasi ini bisa dibilang sangat membanggakan. Sampai sekarang, belum ada klub dari Inggris yang bisa menyaingi raihan tersebut.

Pada musim 1978/79, Nottingham Forest berhasil mengalahkan klub asal Swedia, Malmo FC, dengan skor 1-0 di final. Dan di musim 1979/80, mereka berhasil menang atas klub asal Jerman, Hamburger SV, juga dengan skor 1-0. Satu faktor penting dari kesuksesan ini tidak terlepas dari kecemerlangan pelatih mereka kala itu, Brian Clough.

Selama bertahun-tahun, Nottingham Forrest masih berkutat di Championship alias kasta kedua dalam piramida sepak bola Inggris. Mereka masih menapaki jejak untuk kembali ke Liga Inggris di musim ini, setelah berhasil mengamankan tiket playoff promosi ke kasta tertinggi sepak bola Inggris.

6 dari 6 halaman

5. Hamburger SV

Klub asal Jerman ini berhasil meraih gelar Liga Champions pada musim 1982/1983. Hamburger SV berhasil menumbangkan raksasa Italia, Juventus dengan skor 1-0 di final yang digelar di OACA Spiros Louis, Athena. Felix Magath berhasil mencetak satu-satunya gol di laga final tersebut.

Klub yang pernah dibela oleh beberapa pemain bintang yang kita kenal sekarang seperti Vincent Kompany, Hakan Calhanoglu, Rafael Van deer Vaart, sampai Son Heung Min, kini terjerembab di kasta kedua negara mereka, Jerman, yaitu Bundesliga 2.

Setali tiga uang dengan Nottingham Forrest, mereka juga tetap menjaga asa untuk kembali ke Bundesliga musim ini. Di klasemen sementara Bundesliga 2, mereka berada di posisi 3, yang artinya mereka sudah dipastikan bisa mendapatkan tiket playoff ke Bundesliga musim depan.

Nah, itulah 5 klub jawara Liga Champions yang pernah menorehkan tinta emas di Benua Biru. Apakah akan ada kejutan lagi yang berhasil direngkuh oleh klub-klub serupa di Liga Champions di musim selanjutnya? We will see!

 

(*)