Simak Manfaat Melakukan Kayang di Senam Lantai!

Kayang merupakan salah satu gerak senam lantai yang cukup populer di kalangan masyarakat. Gerakan ini berfokus pada melengkungkan tubuh ke atas dengan memanfaatkan telapak tangan dan kaki sebagai tumpuan.

Diterbitkan 04 Mei 2022, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Sebagai terapi bagi penyakit asma

Penelitian menyebut gerakan kayang dapat memberikan efek terapi bagi penderita asma. Alasannya, gerakan ini membantu seseorang meregangkan area dada, sehingga memungkinkan adanya peningkatkan jumlah oksigen yang mengalir ke tulang rusuk.

Cara Melakukan Kayang

Sikap kayang sempurna diraih saat seseorang berhasil membuat tubuhnya melengkung dan terangkat, dengan meletakkan tumpuan pada telapak tangan dan kaki. Kepala idealnya berada di antara tangan secara terbalik, dan tatapan lurus ke depan.

Terdapat dua jenis kayang yang dapat dipraktikkan oleh pesenam, yakni kayang dengan awalan berdiri dan kayang dengan awalan berbaring. Berikut adalah tahap-tahap melakukan kayang dalam senam lantai, seperti dilansir dari modul resmi Kemdikbud.

Kayang dengan awalan berdiri

  1. Lakukan pemanasan untuk meregangkan otot leher, bahu, pinggul, selangkangan dan kaki. Kayang yang tidak didahului dengan pemanasan berpotensi menyebabkan cedera.
  2. Lakukan pula pemanasan khusus kayang dengan merentangkan tubuh secara maksimal ke arah belakang, serta meletakkan tangan sebagai tumpuan di bagian belakang paha.
  3. Lakukan gerakan dengan arah sebaliknya. Tundukkan tubuh semaksimal mungkin–jika perlu, upayakan kepala menyentuh lutut. Hal ini berfungsi untuk membuat tulang punggung rileks, sehingga mencegah terjadinya cedera.
  4. Ambil sikap berdiri, buka kaki selebar bahu, dan bernapaslah dengan santai.
  5. Rentangkan kepala dan tubuh secara perlahan ke arah belakang, diikuti dengan gerakan tangan yang mendahului jatuhnya tubuh.
  6. Pastikan kedua telapak tangan mendarat di lantai terlebih dulu agar bisa digunakan sebagai penopang tubuh.
  7. Jika merasa tidak yakin, mintalah bantuan orang lain untuk berjaga di samping tubuh atau memegangi punggung sembari menurunkan badan ke belakang.
  8. Setelah mencapai sikap kayang sempurna, cobalah untuk kembali ke posisi berdiri dengan memanfaatkan energi dari tangan, otot perut, dan otot punggung.
  9. Jika kesulitan kembali ke posisi awal, jangan dipaksakan. Gunakan akhiran berbaring di lantai sebagai gantinya.

Selanjutnya

Kayang dengan awalan berbaring

  1. Lakukan pemanasan yang sama seperti kayang dengan awalan berdiri.
  2. Ambil posisi berbaring dengan kedua kaki di tekuk serta telapak tangan menyentuh lantai. Pastikan tangan juga menekuk dan permukaan tangan berada di samping kepala.
  3. Angkat tubuh ke atas secara perlahan dengan bantuan kaki dan tangan. Jaga kepala tetap rileks dan hadapkan ke depan dengan posisi terbalik.
  4. Setelah beberapa saat, turunkan tubuh dan kembalilah ke posisi semula.
  5. Adapun kayang awalan berbaring lebih banyak dimanfaatkan sebagai bagian dari pemanasan sebelum melakukan kayang dengan awalan berdiri.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan