Ikut Lomba Lari Maraton, Arjen Robben Ngos-ngosan Menuju Garis Finis

Arjen Robben telah memutuskan pensiun dari sepak bola untuk kali kedua pada Juli lalu usai membela tim masa kecilnya, Groningen. Sebelum gantung sepatu, dia sempat bermain 7 kali di semua kompetisi.

Diterbitkan 11 April 2022, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Robben selama ini dikenal sebagai salah seorang pesepak bola Belanda serhebat sepanjang masa. Selama kariernya, dia sudah mencetak 200 gol dan mengoleksi berbagai gelar bergengsi. Pemain berkepala plotntos itu dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan menggiring bola yang luar biasa.

Siapa Robben

Robben merupakan pemain kidal. Tendangan kaki kirinya akurat dan kuat. Itu terlihat dari koleksi 200 gol di level klub dan 37 gol di timnas Belanda. Caps terakhirnya bersama timnas dijalani pada Oktober 2017 lalu saat Tim Oranye bertemu Swedia di Amsterdam, Belanda.

Robben mengawali kariernya dari tim Groningen pada tahun 2000 lalu. Setelah dua musim di sana, Robben kembali pindah ke PSV dan bertahan hingga 2004. Robben juga pernah memperkuat Chelsea sejak 2004 hingga 2007. Setelah itu dia memperkuat Real Madrid (2007-2009) sebelum akhirnya pindah ke Bayern Munchen.

Pada tahun 2019 lalu, Robben sebenarnya sudah sempat mengumumkan keputusannya pensiun dari sepak bola. Namun dia mengurungkan niat itu dan bergabung lagi dengan Groningen pada 2020.

Sayang di balik kesuksesannya, Robben juga dikenal sebagai pemain bertulang kaca. Dia gampang cedera sehingga kerap absen dalam waktu lama. Robben juga dikenal tempramental di lapangan.

 

 

Gagal Gabung MU

Sejumlah klub pernah diperkuat Robben sepanjang kariernya. Namun alasan konyol membuatnya gagal bergabung dengan Manchester United atau MU. 

Mantan bek Manchester United (MU), Rio Ferdinand mengenang masa-masa dimana timnya nyaris merekrut winger asal Belanda Arjen Robben. Dia mengatakan Robben bisa menambah Setan Merah makin kuat 2004 lalu tapi batal gabung.

Pada saat itu, Robben memang menjadi salah satu winger muda paling diminati di dunia. Pasalnya ia menunjukkan performa yang sangat memukau saat membela salah satu raksasa Belanda, PSV Eindhoven.

Pada tahun 2004, Manchester United dan Chelsea dirumorkan tertarik untuk mengamankan jasa sang winger. Namun United dicampakkan oleh sang winger karena ia memilih pindah ke Chelsea.

Ferdinand membeberkan bahwa Robben sebenarnya nyaris bergabung dengan United. "Kami seharusnya mendatangkan dia (Robben) di United," ujar Ferdinand dalam sesi tanya jawab di akun Instagramnya.

Ferdinand menyebut bahwa Robben sebenarnya sudah sangat dekat bergabung dengan Manchester United. Namun di detik-detik terakhir, ia memilih pindah ke Chelsea karena sebuah alasan yang konyol.

"Saya rasa pada saat itu ia datang ke tempat latihan kami. Ia berkeliling di sana namun ia tidak meyukai aroma di tempat latihan kami sehingga ia pergi dan bergabung dengan Chelsea."

"Saya masih sulit mempercayai hal itu. Dia sebenarnya bisa menjadi pemain yang bagus untuk kami."

(Simak cerita selengkapnya di sini)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan