Pengertian Senam Lantai, Sejarah, dan Macam-Macam Gerak Dasarnya

Senam lantai merupakan disiplin senam yang dilakukan di atas matras sebagai alat bantu utama. Simak pengertian, sejarah, dan macam-macam gerak dasar dalam senam lantai melalui artikel berikut ini!

Diperbarui 11 April 2022, 02:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menurut laporan, Minkema mengajarkan olahraga senam, termasuk senam lantai di sekolah-sekolah milik Belanda. Alhasil, olahraga ini bertumbuh kian pesat hingga berujung pada dibentuknya Persatuan Senam Indonesia (Persani) pada 14 Juli 1963.

Gerak Dasar Senam Lantai

Terdapat berbagai macam gerakan senam lantai yang tergolong sederhana dan mudah dipraktikkan. Pesenam juga dapat menciptakan kreasi dari gerak dasar senam lantai. Berikut penjelasan mengenai macam-macam gerakan dasar dalam senam lantai!

1. Forward Roll

Forward roll merupakan gerak dasar senam lantai yang mengharuskan pesenam berguling ke depan dengan memanfaatkan tubuh bagian atas belakang, seperti tengkuk, punggung, pinggang, dan panggul belakang. Gerakan guling depan (forward roll) dapat dilakukan dengan dua awalan, yakni awalan berdiri dan awalan jongkok.

2. Back Roll

Kebalikan dari forward roll, back roll merupakan gerak dasar menggulingkan badan ke belakang. Ketika melakukan gerakan ini, upayakan tubuh berada dalam posisi membulat dengan kaki yang terlipat, lutut melekat pada dada, dan kepala tunduk hingga dagu menyentuh dada.

3. Guling Lenting

Menurut modul resmi Kemdikbud, guling lenting merupakan gerakan melentingkan badan ke bagian atas-depan dengan memanfaatkan lemparan kaki dan tolakan tangan. Gerak dasar guling lenting dalam senam lantai dapat dilakukan dengan dua tumpuan, yakni tengkuk dan kepala.

Selanjutnya

4. Kayang

Kayang merupakan gerak dasar senam lantai yang mengharuskan seseorang untuk meregangkan dan mengangkat perut beserta panggul dalam posisi terbalik.

Gerak dasar ini berfokus untuk menempatkan kaki lebih tinggi, sehingga menghadirkan tekanan pada bahu dan sedikit bagian pinggang. Dilansir dari modul resmi Kemdikbud, gerak dasar kayang umumnya bermanfaat untuk meningkatkan kelentukan tubuh pesenam.

5. Hand Stand

Hand stand dalam senam lantai dapat diartikan sebagai gerakan berdiri menggunakan tangan sebagai tumpuan. Saat melakukan teknik ini, pesenam harus memastikan siku berada pada posisi lurus ke atas.

Landasan yang keras juga harus digunakan ketika melakukan hand stand. Dilansir dari modul resmi Kemdikbud, landasan tersebut berguna untuk memudahkan pesenam mengambil tumpuan yang seimbang.

6. Head Stand

Head stand merupakan gerak dasar senam lantai yang mengharuskan pesenam mengambil sikap tegak dengan bertumpu pada kepala, telapak tangan, dan siku yang tertekuk. Mirip dengan hand stand, gerakan ini juga idealnya dilakukan di atas landasan, sehingga memudahkan pesenam saat mengambil tumpuan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan