Atlet Tinju Jadi Korban Kerangkeng Manusia Bupati Nonaktif Langkat, Begini Komentar Menpora

Atlet tinju menjadi salah satu dari 65 korban kerangkeng manusia bupati Nonaktif Langkat, Menpora siap beri bantuan pemulihan.

Diperbarui 05 April 2022, 22:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kalau yang berprestasi mungkin dibina dan disekolahkan. Saya lihat di Kemenpora Deputi Pemberdayaan Pemuda ada progran Bela Negara, Pengembangan Kewirausahaan. Bisa mungkin Menpora, karena situasi mereka ini sebagian besar takut menjadi saksi, rakut dimintai keterangan polisi," katanya.

Setelah mendengarkan laporan LPSK, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali pun menyampaikan ucapan terimakasih karena ikut membantu dan mendampingi para korban termasuk diantaranya atlet.

 

Harus Dipulihkan

Sementara itu, Menpora Amali menyambut baik kerjasama ini. Pasalnya, korban Kerangkeng manusia ini harus dipulihkan lagi baik secara mental maupun fisik.

"Terma kasih wakil ketua, saya kira kita juga kaget, nanti kita caba temui anaknya dahulu setelah itu nanti kita cari kira-kira apa yang bisa kami bantu," ucapnya.

"Pemulihan korban Kerangkeng manusia ini, bisa Keolahragaan atau kepemudaan, karena kita harus lihat dahulu," tambahnya.

Atas kejadian ini, Menpora Amali pun berharap kerangkeng manusia ini tidak ada lagi di Indonesia. "Mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian seperti ini. Terus terang kami sangat prihatin atas kejadian ini," ujarnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan