5 Pemain Naturalisasi yang Gagal Bersinar di Timnas Indonesia

Simak lima nama pemain naturalisasi yang gagal bersinar bersama Timnas Indonesia melalui artikel berikut!

Diterbitkan 19 Februari 2022, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dilansir dari Liputan6.com, Jhonny hanya sempat melakoni dua pertandingan bersama Timnas Indonesia. Ia pun tak sanggup memberi kontribusi besar di Piala AFF 2012 dengan hanya mencetak dua assist dan nihil gol.

Padahal pria berusia 38 tahun itu memiliki karier yang lumayan apik di Belanda. Ia berhasil mencatatkan lebih dari 170 penampilan di Eredivisie dan Eerste Divisie, serta meraih gelar di kasta kedua Liga Belanda.

3. Tonnie Cusell

Tonnie Cusell merupakan pesepak bola berdarah Indonesia–Belanda. Ia dinaturalisasi pada 2012 dan ikut memperkuat Skuad Garuda ketika berlaga di Piala AFF 2012 Malaysia.

Kerabat Stafano Lilipaly itu sempat digadang-gadang bakal menjadi pemain bintang di Tanah Air. Sayangnya, Tonnie justru gagal bersinar. Ia hanya mencatatkan empat caps bersama skuad senior, hingga memutuskan untuk pensiun dari Timnas Indonesia pada 2014.

onnie juga pernah berlaga di Liga Indonesia bersama Barito Putera. Namun, performanya yang terus menurun membuat eks pemain berusia 39 tahun ini harus rela didepak dari Laskar Antasari.

Kembali ke negara asalnya, Tonnie memilih untuk memperkuat klub amatir Belanda, Nieuw Utrecht, pada 2015. Kariernya berlanjut ke klub amatir lain, yakni Ajax Zaterdag, sebelum gantung sepatu pada 2019.

4. Raphael Maitimo

Raphael Maitimo merupakan pemain senior kelahiran Belanda yang resmi menjadi WNI satu haru jelang babak penyisihan grup Piala AFF 2012. Ia lantas melakoni laga debutnya bersama Timnas Indonesia kala menghadapi Laos pada November 2012 silam.

Raphael sejatinya mampu menampilkan permainan apik dalam pertandingan tersebut. Ia mencetak gol pertama yang membawa Timnas Indonesia bermain imbang 2–2 dengan tim lawan. Sayangnya, karier Raphael bersama Skuad Garuda hanya berlangsung hingga 2015.

Setelahnya, eks pemain Sriwijaya FC ini jarang mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia meski bermain cukup bagus di level klub.

5. Ruben Wuarbanaran

Ruben Wuarbanaran merupakan pemain kelahiran Belanda yang mendapatkan status WNI-nya jelang SEA Games 2011. Ia menjadi satu-satunya pemain asing yang dinyatakan layak memperkuat Skuad Garuda oleh Alfred Riedl–pelatih Timnas Indonesia kala itu.

Sayangnya, karier Ruben di Tanah Air tak berjalan mulus. Ia hanya memperkuat Timnas Indonesia U-23 untuk waktu yang relatif singkat. Ruben juga sempat bermain bersama Pelita Jaya selama semusim, yakni pada 2011–2012.

Akan tetapi, penggawa kelahiran 15 Agustus 1990 itu masih belum mampu menunjukkan performa gemilang, hingga dirinya disewa oleh salah satu klub divisi bawah Liga Jerman. Di sana, Ruben lebih sering menghangatkan bangku cadangan. Kariernya pun terus mengalami penurunan meski usianya belum terlampau tua.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan