Kaleidoskop 2021: 6 Momen Spesial Sepak Bola Internasional, Italia Juara Eropa hingga Lionel Messi Lengkapi Gelar

Semula tidak ada turnamen sepak bola besar pada 2021. Namun semua berubah akibat pandemi Covid-19. Berikut enam momen istimewa kompetisi sepak bola internasional yang dirangkum Liputan6.com pada kaleidoskop 2021.

Diterbitkan 19 Desember 2021, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Chelsea Kuasai Liga Champions

Keputusan menunjuk pelatih anyar pada pertengahan musim berbuah manis bagi Chelsea. Terbukti, taktik ini sudah menghasilkan dua gelar Liga Champions.

Thomas Tuchel jadi sosok terbaru yang melakukannya musim panas lalu. Menggantikan Frank Lampard, sentuhan dinginnya membawa The Blues menuju takhta tertinggi Eropa. Di final mereka menaklukkan rival domestik Manchester City.

Tuchel mengikuti jejak Roberto Di Matteo hampir satu dekade sebelumnya. Di Matteo juga berkuasa pada pertengahan 2011/2012 menyusul pemecatan Andre Villas-Boas. Bersamanya Chelsea mengalahkan Bayern Munchen untuk merebut titel pertama di ajang paling bergengsi antarklub Eropa tersebut.

 

Spesialisasi Unai Emery

Piala UEFA atau kini bernama Liga Europa seakan diciptakan untuk Unai Emery. Pasalnya, pelatih asal Spanyol itu sudah memecahkan berbagai rekor di sana.

Bersama Sevilla, Emery jadi sosok pertama yang membukukan hattrick juara. Dia melakukannya pada 2014-2016.

Emery kemudian membantu Villarreal merebut gelar trofi bergengsi pertama setelah menaklukkan Manchester United pada final 2020/2021.

Dengan total empat titel, Emery kini jadi pelatih tersukses kompetisi meninggalkan sosok legendaris Giovanni Trapattoni.

 

Emas Brasil di Tokyo

Sebagai negara tersukses di Piala Dunia dengan lima gelar, Brasil harus menunggu lama sebelum membawa pulang emas Olimpiade.

Mereka baru bisa berdiri di podium tertinggi pada 2016 sejak pertama kali mengikuti sepak bola Olimpiade pada 1952.

Capaian tersebut ternyata jadi bekal bagi Brasil untuk kembali berjaya. Negeri Samba kembali merebut emas pada Olimpiade Tokyo yang tertunda setahun akibat pandemi Covid-19.

Dengan koleksi dua emas, Brasil pun menyamai capaian Argentina, Uni Soviet, dan Uruguay pada daftar juara. Mereka hanya tertinggal satu angka dari kontingen tersukses Hungaria dan Inggris Raya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan