Sukses

MU Didesak Pecat Solskjaer dan Tunjuk Conte Sebagai Pengganti

Liputan6.com, Manchester - Manchester United atau MU menuai hasil buruk pada tiga laga terakhir di semua kompetisi. Man Utd menelan tiga kekalahan.

MU takluk 1-2 dari BSC Young Boys di Liga Champions. Setelah itu, Setan Merah dipecundangi West Ham United 0-1 di Piala Liga Inggris.

Kemudian, Cristiano Ronaldo dan kolega dipermalukan Aston Villa 0-1 pada match day keenam Liga Inggris, akhir pekan lalu. Hasil buruk membuat Gabriel Agbonlahor mendesak MU untuk memecat Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer.

Mantan striker Aston Villa itu menilai juru taktik asal Norwegia tersebut kurang mumpuni. MU harus menunjuk manajer top yang sudah terbukti, seperti Antonio Conte atau Zinedine Zidane.

Conte memenangkan gelar Liga Inggris ketika menjadi manajer Chelsea dan meraih Scudetto Serie A Italia saat melatih Juventus dan Inter Milan. Menurut Agbonlahor, juru taktik asal Italia tersebut dapat mengeluarkan kemampuan terbaik pemainnya.

Selain itu, Agbonlahor juga menunjuk kesuksesan yang diraih Chelsea sejak mengganti legenda klub Frank Lampard dengan Thomas Tuchel pada Januari lalu. Keputusan berani ini membantu The Blues memenangkan Liga Champions.

 

2 dari 3 halaman

Komentar Agbonlahor

"Saya hanya tidak berpikir bahwa Ole adalah orangnya. Jika itu (Antonio) Conte, dia akan baik-baik saja Ronaldo menendang penalti, Anda tak punya pilihan. Jika Anda tidak menyukainya, (Bruno) Fernandes datang dan duduk bersama saya, Ole tidak memiliki daya tarik itu," kata Agbonlahor kepada talkSPORT.

"Jika saya sekarang adalah Manchester United, Chelsea melakukannya dengan Lampard, menyingkirkan legenda klub dan membawa Tuchel dan lihat apa yang terjadi. Manchester United sekarang perlu mengeluarkan Ole dari itu, memberinya pekerjaan di dewan, membawa Conte dan dia akan mendapatkan yang terbaik dari para pemain ini."

 

3 dari 3 halaman

Keputusan kurang tepat

Agbonlahor juga melihat keputusan Solskjaer kurang tepat di sejumlah pertandingan, termasuk saat dikalahkan Aston Villa kurang tepat. "Anda membutuhkan gol dalam 10 menit terakhir dan Anda memasukkan (Edinson) Cavani yang tidak bermain sedikit pun musim ini," ucapnya.

"Anda memiliki Lingard di sana yang mencetak gol kemenangan di menit akhir melawan West Ham. Anda memiliki Sancho yang diboyong seharga 70 juta pound duduk di bangku cadangan."

"Saya hanya berpikir beberapa keputusannya telah bermil-mil jauhnya. Saya pikir United perlu melepaskan peluru dan menyingkirkannya, membawa Conte yang ada di luar sana, (Zinedine) Zidane di luar sana untuk menjadikan pemain ini lebih baik dari ini," pungkas Agbonlahor.