Peringati Hari Olah Raga Nasional, Mohammed Rashid Berbagi Pengalaman dengan Akademi Persib

Memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2021, Persib Bandung menggelar program Sauyunan.

Diterbitkan 10 September 2021, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Staf Pelatih Persib Juga Berbagi Pengalaman

Dalam peringatan Haornas kali ini, Persib juga mengadakan talkshow dengan dua staf pelatih Pangeran Biru, Gilang Fauzi dan M. Gilang Kusumah. Pada talkshow yang dilaksanakan Selasa (7/9/2021), sebanyak 50 peserta terlibat dalam acara bincang santai ini.

Gilang Fauzi merupakan ahli nutrisi dan pernah menjadi pelatih fisik Diklat Persib. Sedangkan Gilang Kusumah atau yang akrab disapa Digul merupakan staf pelatih fisik Persib yang baru bergabung musim ini.

Sebanyak 50 peserta yang mengikuti talkshow berasal dari berbagai kalangan, seperti mahasiswa, pelatih sepakbola pemula dan guru olahraga, dan Bobotoh. Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19, acara bincang-bincang digelar secara daring.

Digul yang berlatar belakang cabang olahraga bisbol dan american football mengaku tidak menemukan kesulitan beradaptasi ketika menjadi bagian dari staf pelatih Persib. Menurutnya, seluruh cabang olahraga membutuhkan kondisi fisik dan kebugaran prima dalam melakoni sebuah pertandingan.

Di masa-masa awal persiapan tim yang digelar di tengah pandemi, Digul dipercaya untuk memimpin sesi latihan freeletics para pemain Persib. Gerakan di dalam freeletics dipercaya bisa dengan cepat membakar kalori dalam tubuh pemain.

“Saat masuk menjadi staf pelatih di Persib, saya tidak menemukan kesulitan karena sebenarnya untuk semua cabang olahraga yang membutuhkan fisik pada dasarnya sama saja. Kesulitannya akan ada di cara penyampaiannya, karena setiap pemain itu berbeda,” kata Digul.

 

 

Asupan Nutrisi

Sementara Gilang Fauzi menjelaskan tentang tugasnya di dalam mengatur asupan nutrisi untuk para pemain Persib. Dikatakannya, kebutuhan nutrisi setiap pemain berbeda-beda. Itu semua akan lebih dulu dipantau dan dihitung untuk kemudian diformulasikan sebesar apa nutrisi yang diperlukan setiap pemain.

Sebelum menjadi staf pelatih Persib, Gilang sempat mengantarkan Persib menjadi juara Liga 1 U-19 2018. Saat itu, ia merupakan pelatih fisik Maung Ngora, mendampingi Budiman. Saat itu, ia mengatur bagaimana kondisi fisik Beckham Putra Nugraha dan kawan-kawan agar tetap prima sekaligus mengawasi asupan nutrisinya.

“Baiknya, seorang pelatih mengetahui kebutuhan kalori setiap pemain. Karena kebutuhan nutrisi pemain tidak bisa dipukul rata. Salah satunya, berat badan pemain akan dihitung untuk mengetahui kebutuhan kalorinya. Di saat kebutuhan kalori tidak terpenuhi, sumber energi pemain juga tidak akan terpenuhi dan pemain tidak akan tampil maksimal,” ujar Gilang Fauzi.

Kesempatan

Di sesi lainnya, peserta diberi kesempatan mengajukan pertanyaan. Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah dari Kinthariq tentang cara mengatur nutrisi pemain dengan biaya minimum. Kinthariq merupakan pengurus klub sepakbola amatir.

Gilang Fauzi mengatakan bahwa sejatinya pemenuhan nutrisi tidak membutuhkan biaya besar. “Sebetulnya (pemenuhan nutrisi yang baik) tidak selalu mahal. Hal yang termudah adalah nasi merah dan nasi putih dan yang terpenting karbohidrat, protein, lemak dan mineral terpenuhi. Hindari makanan berminyak seperti kerupuk yang punya kalori tinggi dan lemak jahat. Itu akan berefek negatif terhadap tubuh pemain,” ungkapnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Huyogo Simbolon, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan