Dari perjalanan panjang ini, Pacquiao juga sempat bertemu petinju Indonesia, yakni Ipo Galla. Keduanya bertemu pada partai non gelar Mandaluyong City Sports Complex, Mandaluyong City.
Seperti dilansir dari Boxrec, Pacquiao dengan mudah menghentikan perlawanan Ippo Gala. Wasit menghentikan pertarungan pada ronde kedua dan menyatakan Pacman menang TKO.
Ippo Gala merupakan petinju kelas terbang asal Sasana Garuda Jaya. Dia pernah berlatih di sasana yang sama dengan mantan juara dunia asal Indonesia, Ellyas Pical.
Menghindari Petinju Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3547593/original/022965100_1629620469-AP21234179797451.jpg)
Finon Manullang, pengamat tinju nasional, mengatakan, selain Ippo Gala sebenarnya Pacman sebelumnya sempat dijadwalkan dengan petinju Indonesia lainnya, yakni Yani Malhendo dari Jawa Timur. Sayang, duel ini batal terlaksana karena Pacman menghilang setelah timbang badan.Â
"Padahal sudah timbang badan, tinggal menunggu hari pertandingan, Manny Pacquiao menghilang. Akhirnya promotor mencari lawan baru untuk Yani Malhendo. Pihak Malhendo akhirnya mengajukan gugatan uang dan meminta bayaran lebih tinggi, dari 1500 USD menjadi 3000 USD," katanya.Â
Â
 Â
8 Kelas Berbeda
Setelah menjadi juara dunia kelas terbang, Pacquiao masih belum puas. Ambisinya untuk menjadi petinju ternama membuatnya nekat untuk terbang ke Amerika Serikat dan berkarier di sana.Â
Sayang, gelar juara dunia yang disandangnya tidak membuatnya lantas terkenal di Negeri Paman Sam. Bahkan Freddie Roach yang menjadi pelatihnya saat ini sempat memandang sebelah mata Pacman.Â
Pacquiao beruntung karena mendapat kesempatan sebagai lawan pengganti dalam perebutan gelar juara dunia kelas bantam super versi IBF, melawan Lehlohonolo Ledwaba pada 23 Juni 2001. Saat itu, Ledwada seharusnya bertarung melawan Enrique Sánchez. Namun petinju asal Meksiko itu memutuskan mundur setelah mengalami cedera. Dalam duel ini, Pacquiao menang TKO ronde 6.Â
Sejak saat itu, nama Pacquiao terus berkibar. Dia kemudian melengkapi gelarnya dengan sabuk juara kelas bulu versi majalah The Ring, sabuk juara kelas bulu super versi WBC, sabuk juara kelas ringan WBC, lalu sabuk juara kelas welter WBO, dan sabuk juara kelas menengah ringan WBC. Â
Pacman menjadi satu-satunya petinju yang mampu melakukan ini. Dia juga menjadi petinju pertama yang mampu 12 kali merebut titel pada kejuaraan utama dunia untuk delapan kelas berbeda. Â
Kekalahan melawan Ugas menambah noda pada rekor bertanding Pacquiao. Saat ini, Pacquiao mencatatkan 62 kemenangan (39KO)-8 kali kalah (3KO)-2 kali imbang. Pacquiao sendiri belum secara gamblang menyampaikan keinginannya untuk pensiun. Namun kekalahan dari Ugas bukan tidak mungkin menjadi sangkakala bagi berakhirnya karier bertinju Senator asal Filipina itu.
Selain karena usianya yang sudah tidak muda lagi, Pacquiao belakangan juga sangat serius dalam perjalanan karier politiknya dan Pacquiao berniat maju dalam pemilihan presiden Filipina. Â
Â
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3547495/original/024140400_1629612601-Manny_Pacquiao_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)