Dipaksa Mundur dari All England, Greysia dan Marcus Kritik Keras BWF

Greysia Polii dan Marcus Fernaldi Gideon mengatakan BWF seharusnya bisa lebih bijak saat tim bulu tangkis Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021.

Diterbitkan 23 Maret 2021, 13:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Menurut saya, harusnya masalah ini harus diperjelas karena pertandingan menuju Olimpiade semakin sedikit. Takutnya nanti ada apa-apa di jalan, BWF lepas tangan lagi seperti ini. Kami maunya ada pertanggungjawabannya tidak hanya melalui surat," tegas Marcus.

 

 

Tantangan ke depan

Hasil di All England 2021 sudah tidak bisa berubah, tetapi masih ada tiga turnamen yang akan digelar sebelum Olimpiade Tokyo. Greysia menganggap kejadian ini adalah tantangan ke depan.

"Untuk masalah All England sudahlah, kita sudah tidak bisa bertanding lagi. Tetapi masih ada tiga pertandingan ke depan sebelum Olimpiade dan justru ini adalah sebuah tempaan dan ujian yang bagus buat kita di sini," kata Greysia.

"Karena kita dikasih tantangan, intinya ini positif dan menjadi motivasi tambahan untuk meraih prestasi lagi yang puncaknya ada di Olimpiade nanti."

 

 

Terima kasih

Tak lupa, Greysia menyampaikan rasa terima kasih untuk dukungan masyarakat Indonesia yang tidak pernah putus. Namun, dia juga mengingatkan untuk tidak berlebihan dan berkomentar tak pantas.

"Kami merasakan bahwa dukungan masyarakat Indonesia sangat luar biasa terhadap atletnya. Tetapi, yang harus ditekankan dan diingatkan bareng-bareng di sini bahwa tunjukanlah kita sebagai bangsa yang bermartabat, bangsa yang bisa bertutur kata dengan baik, bangsa yang bisa bersikap dengan baik walaupun kita tidak menerima keadilan," tuturnya.

"Jadi ini pesan saya kepada masyarakat bulu tangkis Indonesia yang mencintai olahraga ini. Jadi tunjukanlah sebagai bangsa Indonesia yang mempunyai hati yang besar," tutup Greysia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan