Neveres Siap Bersaing Ketat

Neveres tak gentar bersaing dengan pemain-pemain lama yang sudah berpengalaman.

OlehThomas
Diperbarui 23 Februari 2021, 14:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Kesadaran masyarakat Indonesia untuk olahraga saat ini dirasakan semakin meningkat. Kondisi ini bukan disebabkan semata-mata karena adanya pandemi virus corona Covid-19 yang terjadi saat ini. 

Jauh mundur beberapa tahun kebelakang, antusias berolahraga di Tanah Air semakin tumbuh oleh karena banyak bermunculannya berbagai komunitas olahraga seperti, lari, yoga, sepeda, ditambah lagi banyaknya bermunculan tempat pusat kebugaran fitness baik di kota besar maupun kota kecil lainnya.

Berkaca dari momentum tersebut, membuat tiga orang sahabat yang juga memiliki hobby dan sport enthusiast yang sama yakni Kevin Chan, Antonius Mondong dan Darwin Halim, secara bersama membangun bisnis usaha pakaian olahraga lokal yang mereka namakan Neveres di tahun 2016 silam.

Neveres menyediakan berbagai produk perlengkapan olahraga seperti celana jogger, training, t-shirts, jaket yang kualitas dan bahannya tidak kalah dengan brand luar lainnya.

 “Diawali hobby kami bertiga yang doyan ngegym. Lalu kami mengamati antusiasme masyarakat dalam berolahraga (secara fashion) dan mayoritas mereka masih membeli produk-produk apparel yang masih didominasi oleh brand-brand luar, itupun hanya kalangan tertentu yang bisa menjangkau, sedangkan masih banyak masyarakat yang membeli produk-produk imitasi karena tidak mampu menjangkau harga koleksi brand luar tersebut. Selanjutnya tercetuslah ide untuk membuat bisnis brand apparel sport lokal, yang kami namakan Neveres dari filosofi dua kata bahasa inggris yakni “Never dan Rest”. Maknanya jika ingin menjadi seorang pemenang harus tekun berlatih dan jangan cepat berhenti atau istirahat," tutur Kevin Chan, dalam keterangan resminya, Senin 22 Februari 2021.

Saksikan Video Menarik Berikut ini

Tertipu

Dalam perjalanan lahirnya Neveres di tahun 2016 silam, Kevin dan kedua rekannya tersebut juga pernah merasakan hal yang cukup pahit seperti yang pernah dirasakan juga oleh para pemula bisnis lainnya, yakni tertipu oleh vendor garmen mereka dan belum adanya pemasukan keuntungan yang signifikan dalam kurun waktu tiga tahun pertamanya.

Namun dengan semangat filosofi Neveres, ketiganya bisa bangkit dan perlahan mulai menguasai metode bisnis yang saat ini mereka jalankan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Memasuki 2021, Neveres semakin berpeluang mengembangkan potensi produk-produk lokal mereka yang mampu bersaingan dengan brand luar.

Halaman
Show All
Thomas, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan