Liputan6.com, Jakarta Dewan Pengawas Olahraga Tinju Inggris (BBBC) membatalkan seluruh jadwal pertandingan tinju yang seharusnya berlangsung di negaranya sepanjang bulan Januari 2021. Langkah ini terpaksa diambil menyusul meningkatnya lagi kasus COVID-19 di negeri Ratu Elizabeth tersebut.Â
Akibat kebijakan ini, pertarungan perebutan gelar level Eropa antara Josh Kelly melawan David Avanesyan dipastikan batal. Padahal kedua petinju sudah dijadwalkan bertarung pada bulan ini.Â
"Menyusul meningkatnya kasus COVID-19 di Inggris dan menyebabkan meningkatnya beban dari NHS dan mereka yang bekerja di bagian medis, maka diputuskan tidak ada kejuaraan yang akan berlangsung di bawah yurisdiksi British Boxing Board of Control sepanjang bulan Januari 2021," bunyi pernyataan resmi British Boxing Board of Control seperti dilansir dari Sky Sports, Senin (4/1/2021).
"Pandangan lebih lanjut otoritas kesehatan dan stewards akan berlangsung pada akhir Januari untuk merumuskan kejuaraan tinju yang dimulai pada bulan Februari dan seterusnya," BBBC menambahkan.Â
Â
Â
Â
Saksikan juga video menarik di bawah ini
Penantian Panjang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3161200/original/029559100_1592983793-200624_Ilustrasi_Tinju.jpg)
Duel Josh Kelly Vs Avanesyan menjadi pertandingan terbesar yang terkena dampak keputusan ini. Sejatinya, kedua petinju akan naik ring pada 30 Januari 2021 dan disiarkan langsung oleh Sky Sports.
Promotor Matchroom Boxing telah mengonfirmasi penundaan duel ini. Mereka juga berjanji akan segera mengumumkan rencana perubahan jadwal untuk pertandingan Kelly melawan Avanesyan.
Keputusan BBBC menambah lama masa penantian yang dialami kedua petinju. Seperti diketahui, Kelly dan Avanesyan sebenarnya sudah dijadwalkan bertemu pada Desember 2018 lalu. Namun pertandingan ini batal terlaksana karena Kelly sakit.Â
Kedua petinju kembali dijadwalkan bertemu The O2, London, pada bulan Maret 2020. Namun duel kembali dibatalkan menyusul pandemi virus corona COVID-19 yang melanda dunia, termasuk Inggris.Â
Â
Kembali Meningkat
Sementara itu, John Hopkins University mencatat jumlah kasus di Inggris saat ini sudah mencapai 2,6 juta jiwa. Sebanyak 75 ribu lebih di antaranya meninggal dunia. Selain peningkatan jumlah kasus, Inggris juga tengah direpotkan dengan penemuan strain baru dari virus penyebab COVID-19.  Â
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332312/original/026531200_1787650496-cek_fakta_Abdul_muti_-_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5333221/original/001778100_1756612376-petani_milenial_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332053/original/033451400_1787629160-petani_milenial_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3161197/original/093345200_1592983707-200624_Ilustrasi_Tinju_2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958108/original/084997400_1727840128-20241002-Topan_Kraton-AFP_5.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Buku dari Warga untuk Warga di HUT Jakarta](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/EyKU3eLgkKpcPpD5ZVoZieqU4Qo=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583700/original/080762500_1782546052-Prof_Tjandra_Yoga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421566/original/097314800_1763950193-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_09.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334658/original/040696600_1609125218-martin-sanchez-Tzoe6VCvQYg-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 75 Mutasi Varian Baru COVID-19 Cicada](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/reSd7PVafZjUwHScr4SWjBnOLrk=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542694/original/067258800_1774950743-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_3.38.47_PM.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Varian Baru Lagi COVID-19, Kini BA.3.2 'Cicada' dan Sudah Masuk Variant Under Monitoring](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/qRruizMJKhQEA4WLv378Rz_SNKw=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541266/original/050683200_1774856802-WhatsApp_Image_2026-03-30_at_14.26.27.jpeg)