Ada Pandemi Covid-19, Kejuaraan Catur Digelar Virtual

Kejuaraan Catur BPK Penabur akan digelar secara virtual karena masih pandemi Covid-19.

OlehThomas
Diperbarui 18 Desember 2020, 20:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Bila semakin banyak sekolah yang mengikuti jejak BPK Penabur yaitu menyelenggarakan kegiatan seperti ini, maka catur akan menjadi kegiatan pilihan yang menyenangkan bagi anak-anak, sehingga ke depannya lebih terbuka luas untuk mencetak para pecatur handal,” ujar Eka Putra Wirya, Dewan Pembina PB PERCASI. 

Eka menambahkan pula, apalagi saat ini Federasi Catur Internasional (FIDE) telah melansir bahwa catur memberikan manfaat untuk pendidikan dan kesehatan sehingga sangat tepat bila catur mulai diperkenalkan sejak dini. 

Merujuk pada trend negara-negara di ASEAN, Asia, bahkan di tingkat dunia yang terus berlomba menciptakan Grandmaster usia muda, bagi Indonesia untuk mengejar ketertinggalannya menghasilkan “bibit unggul”, maka memperkenalkan catur melalui sekolah menjadi salah satu cara tepat.  

1.000 Peserta

Turnamen catur ini bukan yang pertama kali diadakan oleh BPK Penabur. Pada Januari 2019 BPK Penabur telah menyelenggarakan Chess in School Festival yang melibatkan peserta mulai SD, SMP, SLTA juga karyawan sebanyak 333 pecatur. 

Pada penyelenggaraan Penabur Online Chess Festival 2020, panitia menargetkan 1.000 peserta mulai dari pelajar SD, SMP, SLTA, karyawan, bahkan alumni BPK Penabur. Dengan demikian POCF akan menjadi ajang turnamen catur online terbesar pada awal 2021.  

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan